Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Curug Naga Biru, Air Terjun Tertinggi di Sukamakmur Bogor yang Wajib Dijelajahi

Eli Kustiyawati • Senin, 6 Juli 2026 | 11:42 WIB
Curug Naga Biru di Sukamakmur Bogor. (Foto: YouTube Opal Raufal)
Curug Naga Biru di Sukamakmur Bogor. (Foto: YouTube Opal Raufal)

RADAR BOGOR - Warga Bogor pencinta wisata alam pasti tertarik dengan destinasi tersembunyi satu ini.

Curug Naga Biru menjadi salah satu wisata alam air terjun tertinggi di kawasan Sukamakmur, Bogor, yang bisa diakses melalui jalur pendakian Gunung Pasir Ipis.

Kawasan ini masih tergolong baru dibuka untuk umum, sehingga suasananya masih sangat alami dan wisata alam ini belum terlalu ramai dikunjungi wisatawan.

Baca Juga: Pantai Karang Gantungan Sukabumi, Pesona Batu Karang Mirip Tanah Lot Bali

Lokasi dan Akses Menuju Gunung Pasir Ipis

Gunung Pasir Ipis berada di kawasan Warga Jaya, Sukamakmur, Bogor, tidak jauh dari lokasi wisata Curug Ciherang dan Curug Cipamingkis.

Untuk memudahkan perjalanan, lokasi ini bisa langsung dicari melalui aplikasi peta digital dengan mengetik "Gunung Pasir Ipis".

Bagi warga Bogor maupun wisatawan dari Jakarta dan Depok, rute yang biasa dilalui adalah melalui Citeureup menuju Sukamakmur.

Baca Juga: Pendakian Puncak Kayangan dan Curug Sejoli, Rekomendasi Wisata Alam Akhir Pekan

Perlu diperhatikan, kondisi jalan di sepanjang rute ini sebagian masih dalam tahap perbaikan, terutama di area Citeureup yang banyak berlubang.

Sementara di kawasan Sukamakmur sendiri, sebagian jalan sudah diperbaiki meski masih ada titik-titik yang cukup rusak, khususnya di dekat area pembangunan kavling.

Saat musim hujan, jalur ini perlu dilalui dengan ekstra hati-hati karena kondisi tanah berpasir merah yang licin dan berisiko membuat ban kendaraan tergelincir.

Basecamp Gunung Pasir Ipis berada tidak jauh setelah tanjakan 2000, tepatnya di sebelah kanan jalan setelah melewati pertigaan menuju Curug Ciherang.

Baca Juga: Villa Aminara Puncak, Rekomendasi Penginapan Keluarga dengan Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap

Registrasi dan Tiket Masuk

Sesampainya di basecamp, wisatawan wajib melakukan registrasi terlebih dahulu. Biaya tracking menuju Curug Naga Biru dikenakan sebesar Rp25.000 per orang, sementara biaya parkir motor sebesar Rp10.000.

Dengan tarif tersebut, wisatawan sudah bisa menikmati dua puncak sekaligus, yaitu Puncak Awan dan Puncak Gunung Pasir Ipis, serta dua air terjun, yaitu Curug Sawer dan Curug Naga Biru.

Dua Pilihan Jalur Pendakian

Baca Juga: Animalium Cibinong, Destinasi Edukasi Satwa Terbesar di Indonesia Ada di Bogor, Cuma 5 Menit dari CCM!

Terdapat dua jalur yang bisa dipilih dari basecamp. Jalur sebelah kiri mengarah ke Gunung Pasir Ipis, sementara jalur sebelah kanan langsung menuju Curug Naga Biru tanpa harus melewati puncak terlebih dahulu.

Ketinggian basecamp berada di sekitar 1.010 mdpl, sedangkan Puncak Awan berada di ketinggian sekitar 1.350 mdpl.

Perjalanan Menuju Curug Naga Biru

Perjalanan menuju Curug Naga Biru melewati beberapa pos peristirahatan dengan jalur yang cukup menantang, terutama saat musim hujan karena kondisi tanah menjadi licin dan berlumpur.

Baca Juga: Curug Cikaso, Wisata Alam Air Terjun Eksotis di Sukabumi yang Cocok untuk Liburan

Di sepanjang jalur, wisatawan juga akan melewati sumber mata air yang airnya jernih dan segar untuk diminum langsung.

Baca Juga: Kopi Tepian Sentul, Wisata Santai Pinggir Sungai yang Cocok untuk Liburan Sekolah

Curug Sawer, Air Terjun Pertama di Jalur Pendakian

Sebelum sampai ke Curug Naga Biru, wisatawan akan melewati Curug Sawer, sebuah air terjun dengan debit air yang tergolong tipis, jatuh di sisi tebing. Titik ini biasanya dicapai sekitar 1 jam 10 menit perjalanan dari basecamp.

Sampai di Curug Naga Biru

Setelah melewati area yang dikenal dengan sebutan "tikungan 15" karena memiliki belokan tajam berulang, wisatawan akhirnya akan tiba di Curug Naga Biru. Jarak total dari basecamp hingga curug ini sekitar 3 kilometer jika tidak mampir ke puncak terlebih dahulu.

Baca Juga: Bayar 1 Tiket Bisa ke 4 Curug di Pamijahan, Jadi Wisata Alam Favorit Warga Jabodetabek

Terdapat dua jalur turun menuju air terjun ini. Jalur pertama merupakan jalur lama yang cukup ekstrem, berupa tangga curam yang dilengkapi tali dan disarankan menggunakan helm pengaman, sehingga sangat tidak disarankan bagi yang tidak berani atau takut ketinggian.

Jalur kedua merupakan jalur baru yang sedikit lebih aman meski tetap curam, menggunakan pijakan kayu sebagai alternatif turun menuju air terjun.

Curug Naga Biru sendiri memiliki ketinggian yang cukup mengesankan, dengan pemandangan air terjun yang jatuh dari ketinggian dan dikelilingi tebing curam khas kawasan pegunungan.

Tips Berkunjung

Baca Juga: Pantai Sodong, Hidden Gem di Sukabumi, Liburan Rasa di Pantai Pribadi

Gunakan alas kaki yang mencengkeram baik, terutama saat musim hujan karena jalur cenderung licin dan berlumpur.

Siapkan fisik yang prima karena jalur menuju curug ini melewati tanjakan dan turunan yang cukup menguras tenaga, bahkan disebut lebih berat dibanding jalur menuju puncak.

Perhatikan kondisi cuaca sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak, karena kabut tebal dan hujan bisa menghambat pendakian.

Bagi yang tidak berani melewati jalur ekstrem menuju air terjun, pilih jalur alternatif yang lebih aman meski jaraknya sedikit lebih jauh.***

Editor : Eli Kustiyawati
#Curug Naga Biru #bogor #wisata alam #Sukamakmur