Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wisata Susur Gua Lalay, Petualangan Menyusuri Gua Alami Naik Perahu Karet di Kelapanunggal Bogor

Eli Kustiyawati • Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB
Susur Gua Lalay di Bogor. (Foto: YouTube Plesiran asik)
Susur Gua Lalay di Bogor. (Foto: YouTube Plesiran asik)

RADAR BOGOR - Bagi pencinta wisata alam yang mencari pengalaman berbeda dan penuh tantangan, susur Gua Lalay di kawasan Kelapanunggal, Bogor, bisa menjadi destinasi menarik untuk dicoba.

Wisata ini menawarkan pengalaman menyusuri gua alami menggunakan perahu karet, memberikan sensasi petualangan yang jarang ditemukan di tempat wisata lain.

Simak informasi lengkap wisata alam susur Gua Lalay yang menarik untuk isi waktu liburan.

Baca Juga: Viral di Media Sosial, Museum Pegadaian Sukabumi Dibanjiri hingga 900 Pengunjung Saat Libur Sekolah

Tiket dan Fasilitas Perahu

Untuk menikmati wisata susur gua ini, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp30.000 per orang. Satu perahu karet dapat menampung hingga lima orang dewasa, atau lebih banyak apabila terdiri dari anak-anak.

Setiap perahu didampingi oleh dua orang pemandu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama penyusuran gua.

Sebagai standar keselamatan, seluruh pengunjung diwajibkan menggunakan pelampung selama berada di dalam gua.

Baca Juga: Tempat Wisata Bogor Anti Macet 2026, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan Bersama Keluarga

Kondisi Gua dan Kedalaman Air

Gua Lalay merupakan gua alami dengan panjang lorong yang dilalui menggunakan perahu karet mencapai sekitar 110 meter.

Kedalaman air di dalam gua bervariasi, mulai dari sekitar 1 meter di bagian luar hingga mencapai 1 sampai 3 meter di bagian dalam gua, tergantung kondisi debit air saat itu.

Ketinggian air juga dapat berubah signifikan, terutama saat musim hujan, di mana debit air bisa naik antara 10 hingga 20 sentimeter dari kondisi normal.

Baca Juga: Pesona Kampung Turis Karawang, Resort dan Taman Hiburan Keluarga Berhawa Sejuk

Tiga Zona dalam Gua

Penyusuran Gua Lalay terbagi menjadi beberapa zona dengan karakteristik berbeda:

Zona ini berada tepat di mulut gua, menjadi titik transisi dari suasana panas ke sejuk, serta dari terang menuju redup.

Di area ini, masih dapat ditemukan berbagai tumbuhan liar yang tumbuh karena masih terpapar sinar matahari sehingga mampu melakukan fotosintesis.

Baca Juga: Pesona Kampung Turis Karawang, Resort dan Taman Hiburan Keluarga Berhawa Sejuk

Semakin masuk ke dalam gua, pengunjung akan memasuki zona senja atau zona remang, di mana pencahayaan alami mulai berkurang drastis.

Di beberapa titik, lorong gua terasa sangat rendah sehingga bisa disentuh langsung oleh tangan pengunjung yang menaiki perahu.

Baca Juga: Puncak Walanda, Gunung Baru, Trekking 1 Jam Dapat Dua Puncak dan Lautan Awan

Zona terakhir merupakan area yang sama sekali tidak tersentuh oleh cahaya matahari, dikenal sebagai zona gelap abadi.

Di titik ini, pengunjung biasanya diajak untuk merasakan sensasi kegelapan total dengan mematikan sumber cahaya seperti lampu ponsel selama beberapa detik, memberikan pengalaman sensorik yang berbeda dan menenangkan.

Suasana di Dalam Gua

Selama penyusuran, suhu air di dalam gua terasa cukup dingin, menambah sensasi menyegarkan khas wisata gua alami.

Baca Juga: Eksotisme Internasional di Pantai Lagoi, Surga Pantai Cantik dengan Ragam Wahana Air

Di beberapa bagian, formasi alami gua dapat terlihat jelas, termasuk celah-celah dan lubang alami yang terbentuk dari proses geologis selama bertahun-tahun.

Setelah puas menyusuri kegelapan gua hingga titik terdalam, perahu akan kembali menuju mulut gua sebagai titik akhir perjalanan.

Dengan panjang lorong sekitar 110 meter serta perpaduan tiga zona berbeda mulai dari peralihan, remang, hingga gelap abadi, wisata susur Gua Lalay menjadi pengalaman yang cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi petualangan alam bawah tanah sekaligus menikmati keunikan formasi gua alami di kawasan Bogor.***

Editor : Eli Kustiyawati
#susur Gua Lalay #bogor #wisata alam