RADAR BOGOR – Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyimpan beragam destinasi wisata yang menawarkan perpaduan keindahan alam, sejarah, dan budaya.
Berada di pesisir selatan Pulau Jawa serta berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, Cilacap jadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan pengalaman berbeda.
Tak hanya dikenal dengan pantainya yang memikat, Cilacap juga memiliki sejumlah situs bersejarah peninggalan kolonial hingga pulau legendaris yang menyimpan panorama alam eksotis.
Perpaduan budaya Jawa Banyumasan dan Sunda semakin memperkaya daya tarik kabupaten ini sebagai destinasi wisata.
Bagi Anda yang berencana menghabiskan waktu liburan di Cilacap, berikut tiga tempat wisata yang patut masuk dalam daftar kunjungan.
1. Pulau Nusa Kambangan
Nama Pulau Nusa Kambangan selama ini identik dengan kawasan lembaga pemasyarakatan berkeamanan tinggi.
Baca Juga: Era Didier Deschamps Segera Berakhir, Zinedine Zidane Siap Ambil Alih Prancis
Namun di balik citra tersebut, pulau ini menyimpan pesona alam yang masih alami dan belum banyak tersentuh.
Wisatawan dapat menyeberang menggunakan perahu tradisional dari Dermaga Cilacap menuju kawasan wisata yang dibuka untuk umum.
Seperti Pantai Kalipat dan Pantai Karang Pandan. Kedua pantai tersebut menawarkan pasir putih, air laut yang jernih, serta suasana yang tenang.
Selain menikmati panorama pantai, pengunjung juga dapat menjelajahi sejumlah gua alami, salah satunya Goa Ratu, yang menjadi daya tarik bagi pencinta petualangan.
Keasrian hutan tropis yang mengelilingi kawasan wisata memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Pulau Nusa Kambangan.
Jam operasional penyeberangan:
07.00–16.00 WIB.
2. Pantai Teluk Penyu
Pantai Teluk Penyu menjadi salah satu destinasi paling populer di Cilacap karena lokasinya yang mudah dijangkau dari pusat kota.
Dari kawasan pantai ini, wisatawan dapat menikmati panorama laut lepas dengan latar Pulau Nusa Kambangan yang tampak berdiri megah di seberangnya.
Hamparan garis pantai yang panjang menjadikan Teluk Penyu sebagai lokasi favorit untuk berjalan santai, menikmati angin laut, hingga menyaksikan matahari terbit.
Di sepanjang pesisir, deretan kapal nelayan yang bersandar serta bangunan pemecah ombak menjadi spot favorit bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen.
Baca Juga: 5 Kesalahan Fatal Pemula Mengendarai Motor Kopling, Jangan Sampai Kampasnya Cepat Aus
Tak hanya menyuguhkan panorama alam, kawasan ini juga dikenal sebagai pusat kuliner seafood.
Beragam hidangan laut segar, termasuk ikan bakar khas Cilacap, dapat dinikmati langsung di warung-warung yang berada di tepi pantai.
Jam operasional:
Buka 24 jam setiap hari.
3. Benteng Pendem
Bagi pencinta wisata sejarah, Benteng Pendem menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Cilacap.
Benteng yang memiliki nama resmi Kustbatterij op de Landtong te Tjilatjap ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-19 sebagai benteng pertahanan pesisir.
Julukan "Pendem" berasal dari bahasa Jawa yang berarti terpendam atau tertimbun.
Nama tersebut muncul karena sebagian besar bangunan benteng memang dirancang berada di bawah permukaan tanah dan ditutupi gundukan tanah sebagai strategi pertahanan agar tidak mudah terlihat dari arah laut.
Saat berkunjung, wisatawan dapat menyusuri lorong-lorong batu yang masih terawat, melihat bekas barak prajurit, ruang tahanan, gudang amunisi, hingga terowongan pengintai yang menjadi saksi sejarah masa kolonial.
Baca Juga: UI dan University of Melbourne Perkuat Kerja Sama Global, Perluas Kolaborasi Bidang Riset
Suasana rindang yang dikelilingi pepohonan besar membuat kawasan benteng terasa sejuk sekaligus menghadirkan nuansa klasik yang khas. Jam operasional: 08.00–18.00 WIB.
Ketiga destinasi tersebut menunjukkan bahwa Cilacap memiliki daya tarik wisata yang lengkap, mulai dari panorama pantai, pulau eksotis, hingga bangunan bersejarah yang sarat nilai edukasi.
Jika berencana menjelajahi pesisir selatan Jawa Tengah, jangan lewatkan kesempatan mengunjungi Pulau Nusa Kambangan, Pantai Teluk Penyu, dan Benteng Pendem untuk mendapatkan pengalaman liburan yang berbeda. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin