7 Destinasi Wisata Terbaik di Taman Nasional Ujung Kulon, Ada Sungai Mirip Amazon

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 12:00 WIB
Rekomendasi Wisata Taman Nasional Ujung Kulon. (Foto: Google maps droneserang id, Musin Yohan, laman tnujungkulon.ksdae.kehutanan.go.id)
Rekomendasi Wisata Taman Nasional Ujung Kulon. (Foto: Google maps droneserang id, Musin Yohan, laman tnujungkulon.ksdae.kehutanan.go.id)

RADAR BOGOR – Bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya yang ingin menikmati wisata alam dengan suasana masih asri, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar liburan.

Kawasan konservasi yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini menawarkan beragam pesona alam, mulai dari pantai berpasir putih, hutan hujan tropis, sungai yang eksotis, hingga padang savana yang menjadi habitat satwa liar.

Mengutip ulasan dari kanal YouTube Life Experience Channel, meski sejumlah kawasan daratan diberlakukan aturan konservasi yang lebih ketat, wisatawan tetap dapat menikmati berbagai destinasi unggulan di Taman Nasional Ujung Kulon.

Berikut tujuh destinasi wisata yang menjadi daya tarik utama kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.

1. Pulau Peucang, Ikon Wisata Taman Nasional Ujung Kulon

Pulau Peucang menjadi destinasi paling populer di kawasan Ujung Kulon. Pulau ini tetap menerima kunjungan wisatawan dengan fasilitas penginapan yang cukup lengkap.

Keindahan pantai berpasir putih berpadu dengan air laut yang jernih menjadi daya tarik utama.

Baca Juga: Makan Siang di Bogor? Ini 7 Tempat Kuliner Enak yang Bikin Ketagihan

Di sekitar dermaga, pengunjung juga dapat melihat rusa serta monyet ekor panjang yang hidup bebas dan telah terbiasa dengan kehadiran manusia.

Suasana yang tenang serta minim gangguan sinyal telekomunikasi membuat Pulau Peucang cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan alam.

2. Sungai Cigenter, Dijuluki Amazon-nya Banten

Bagi pecinta wisata petualangan, Sungai Cigenter menawarkan pengalaman menyusuri sungai menggunakan kano di tengah rimbunnya hutan hujan tropis.

Panorama sepanjang sungai membuat kawasan ini kerap mendapat julukan Amazon-nya Banten.

Selama perjalanan, wisatawan berkesempatan menjumpai berbagai satwa liar, seperti burung enggang maupun beberapa jenis reptil yang hidup di kawasan hutan.

3. Padang Penggembalaan Cidaon

Tidak jauh dari Pulau Peucang, wisatawan dapat menyeberang sekitar lima menit menuju Padang Penggembalaan Cidaon.

Hamparan savana yang luas menjadi habitat alami banteng Jawa. Untuk menjaga keamanan satwa maupun pengunjung, tersedia menara pengamatan yang memungkinkan wisatawan menyaksikan aktivitas banteng dari kejauhan.

Waktu terbaik berkunjung adalah pada sore hari ketika cahaya matahari mulai meredup dan panorama savana terlihat semakin indah.

4. Pulau Handeuleum dan Hutan Mangrove

Pulau Handeuleum menjadi salah satu titik persinggahan sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan menuju Sungai Cigenter.

Pulau ini memiliki kawasan hutan mangrove yang masih terjaga dengan baik. Pengunjung dapat berjalan di atas jembatan kayu sambil menikmati udara segar serta pemandangan akar-akar bakau yang unik dan menjadi spot favorit untuk berfoto.

Baca Juga: Pantai Ora Maluku, Surga Tersembunyi yang Dijuluki Maldives Lokal, Airnya Bening Bak Kristal

5. Spot Snorkeling dan Diving di Ciantir atau Citerjun

Keindahan bawah laut Ujung Kulon juga menjadi daya tarik tersendiri. Perairan di sekitar Pulau Peucang memiliki sejumlah lokasi snorkeling dan diving dengan kondisi terumbu karang yang masih sehat serta dihuni beragam ikan hias berwarna-warni.

Karena beberapa jalur daratan dibatasi demi menjaga kelestarian kawasan konservasi, aktivitas menikmati keindahan bawah laut menjadi salah satu pilihan favorit wisatawan.

6. Pulau Panaitan, Surga Peselancar Dunia

Bagi penyuka olahraga selancar, Pulau Panaitan menjadi destinasi yang sudah dikenal hingga tingkat internasional.

Pulau ini menawarkan ombak besar yang banyak diburu peselancar profesional. Selain itu, panorama tebing batu yang menjulang dan hutan primer yang masih alami semakin memperkuat pesona kawasan ini.

7. Dermaga Sumur, Tempat Menikmati Sunset dan Seafood Segar

Sebelum atau setelah menjelajahi kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, wisatawan dapat singgah di Dermaga Kecamatan Sumur, yang menjadi titik keberangkatan menuju kawasan konservasi.

Di kawasan ini tersedia berbagai warung yang menyajikan hidangan laut segar hasil tangkapan nelayan setempat.

Pemandangan matahari terbenam berpadu dengan suasana pesisir yang tenang menjadikan Dermaga Sumur sebagai lokasi yang tepat untuk menutup perjalanan wisata.

Baca Juga: Yayasan dan Rektorat : Dua Marwah, Dua Kewenangan yang Tak Boleh Tumpang Tindih

Destinasi Wisata Alam yang Lengkap

Dengan perpaduan pantai berpasir putih, sungai yang dikelilingi hutan tropis, padang savana, kawasan mangrove, hingga keindahan bawah laut yang masih terjaga, Taman Nasional Ujung Kulon menawarkan pengalaman wisata alam yang lengkap.

Tidak hanya menyuguhkan panorama memikat, kawasan konservasi di ujung barat Pulau Jawa ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan hayati Indonesia agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang. (Renno/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
Ujung Kulon wisata alam taman nasional