RADAR BOGOR – Liburan ke Lembang, Kabupaten Bandung Barat, kini tidak hanya menawarkan panorama pegunungan.
Wisatawan juga bisa mendapatkan pengalaman bercocok tanam sekaligus mengenal budaya Sunda melalui aktivitas langsung di kawasan agrowisata Bukit Strawberry Lembang.
Destinasi wisata yang berada di Jalan Raya Tangkuban Perahu No. 109 ini mengusung konsep agrowisata terpadu.
Pengunjung dapat menikmati suasana perkebunan yang hijau, melihat hamparan bunga dan perbukitan, sekaligus mencoba berbagai kegiatan pertanian secara langsung.
Konsep tersebut membuat Bukit Strawberry Lembang cocok menjadi pilihan wisata edukasi untuk keluarga maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana alam dengan aktivitas yang berbeda.
Tiket Bukit Strawberry Lembang Rp35 Ribu
Bukit Strawberry Lembang menawarkan sejumlah paket aktivitas yang dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak dan keluarga hingga kelompok wisatawan muda.
Baca Juga: Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp173 Miliar ke Jakarta, PDRM Kirim Tim Khusus Bongkar Sindikat
Harga tiket masuk ditetapkan sebesar Rp35.000 per orang. Tiket tersebut sudah mencakup akses menuju area kebun serta voucher yang dapat digunakan untuk mendapatkan olahan stroberi segar maupun es krim yang tersedia di lokasi.
Setelah memasuki kawasan wisata, pengunjung juga akan mendapatkan perlengkapan yang identik dengan aktivitas petani, seperti caping dengan motif khas serta keranjang untuk membawa hasil panen.
Wisatawan kemudian dapat menyusuri jalur perkebunan dan memetik buah stroberi secara langsung.
Tidak hanya stroberi, pengunjung juga berkesempatan memanen berbagai jenis sayuran yang ditanam di area perkebunan.
Bisa Masak Hasil Panen di Dapur Tradisional Sunda
Salah satu pengalaman yang membuat Bukit Strawberry Lembang berbeda dari tempat wisata petik buah lainnya adalah keberadaan Dapur Tradisional Sunda.
Sayuran yang telah dipanen sendiri oleh pengunjung dapat dibawa pulang. Namun, wisatawan juga memiliki pilihan untuk langsung mengolah hasil panen tersebut di lokasi.
Pengunjung diajak memasak menggunakan konsep dapur tradisional dengan perlengkapan khas masyarakat Sunda.
Tungku berbahan bakar kayu serta berbagai peralatan dari tanah liat digunakan untuk menciptakan pengalaman memasak yang lebih autentik.
Nuansa budaya semakin terasa karena pengelola menyediakan pakaian adat Sunda yang dapat dikenakan wisatawan ketika mengikuti aktivitas di kawasan tersebut.
Ada Nasi Liwet hingga Aneka Sambal
Setelah puas berkeliling kebun dan mengikuti aktivitas memasak, wisatawan dapat menikmati berbagai menu khas Sunda.
Baca Juga: Rumor Didatangi Pendamping PKH Akan Dicoret Bantuannya, Ini Faktanya
Hidangan yang tersedia antara lain nasi liwet hangat, tumisan dari sayuran segar, beragam sambal, serta lauk pauk seperti ayam goreng, tahu, dan tempe.
Rangkaian aktivitas tersebut membuat kunjungan ke Bukit Strawberry Lembang tidak sekadar menjadi agenda jalan-jalan, tetapi juga memberikan pengalaman mengenal pertanian dan budaya lokal secara langsung.
Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Strawberry Lembang
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, Bukit Strawberry Lembang buka setiap hari dengan jadwal operasional sebagai berikut:
- Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.00–17.00 WIB
- Harga tiket masuk: Rp35.000 per orang
- Fasilitas tiket: Akses area kebun dan voucher penukaran stroberi atau es krim
Dengan menggabungkan panorama alam, aktivitas edukasi pertanian, wisata petik stroberi, serta pengalaman budaya Sunda, Bukit Strawberry Lembang dapat menjadi alternatif destinasi wisata di kawasan Bandung Utara.
Tempat ini cocok bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama sambil menikmati suasana perkebunan sekaligus mengenalkan anak-anak pada aktivitas bertani dan budaya lokal. (Rana/Tazkia)
Editor : Yosep Awaludin