RADAR BOGOR – Sentra Edukasi Syiar Islam (SESI) resmi hadir di The Jungle Waterpark Bogor dengan menghadirkan berbagai pengalaman edukatif, termasuk replika benda-benda peninggalan Rasulullah SAW dan tayangan sejarah Islam.
Kehadiran SESI menjadi alternatif wisata edukasi bagi masyarakat, khususnya keluarga dan generasi muda yang ingin mempelajari perjalanan sejarah Islam melalui media yang lebih mudah dipahami dan menarik.
Sentra Edukasi Syiar Islam tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Syiar Islam Indonesia, Just Ruben, Sanggar Ananda, Kandraya Internasional Ultima, Smaradana Pro, Gerakan Syiar Islam, serta Rumah Tahfiz Center.
Perwakilan Yayasan Syiar Islam Indonesia, Aditya Gumay, mengatakan SESI dirancang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dari berbagai kalangan agar dapat mengenal sejarah Islam dengan cara yang lebih interaktif.
"Kami ingin menghadirkan ruang edukasi yang memungkinkan anak-anak maupun masyarakat umum mengenal sejarah dan peradaban Islam secara lebih dekat. Salah satu yang menjadi fokus adalah mengenalkan perjalanan serta perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam," ujar Aditya Gumay.
Di dalam sentra edukasi tersebut, pengunjung dapat melihat berbagai replika benda yang berkaitan dengan kehidupan pada masa Rasulullah SAW.
Baca Juga: 2.000 Warga Rumpin Bogor Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-81 RI
Selain itu, terdapat pula informasi dan catatan sejarah Islam yang dapat menambah wawasan pengunjung.
Artis sekaligus presenter Ruben Onsu, yang turut menjadi bagian dari inisiatif SESI, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan berbagai pihak terhadap program Gerakan Syiar Islam.
Ia berterima kasih kepada The Jungle dan seluruh pihak yang ikut mendukung program ini. SESI merupakan salah satu bentuk kegiatan dari Gerakan Syiar Islam.
"Masih banyak program lain yang sedang dan akan kami kembangkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan syiar Islam dengan cara yang dapat diterima masyarakat," kata Ruben saat menghadiri soft launching SESI di The Jungle Waterpark Bogor, akhir pekan lalu.
Sementara itu, General Manager The Jungle Waterpark Zakky Afifi menyatakan dukungannya terhadap kehadiran Sentra Edukasi Syiar Islam di area The Jungle.
Menurut Zakky, fasilitas tersebut dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang ingin mengenal sejarah Islam secara langsung melalui berbagai media yang tersedia.
"Kami menyambut baik kehadiran fasilitas edukasi ini dan berharap keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengunjung dapat memperoleh pengetahuan sejarah sekaligus melihat berbagai replika peninggalan yang berkaitan dengan masa Rasulullah," ujar Zakky.
Saksikan Film Kisah 25 Nabi dan Rasul
SESI tidak hanya menghadirkan replika benda-benda peninggalan yang berkaitan dengan sejarah Islam.
Pengunjung juga dapat menyaksikan film Kisah 25 Nabi dan Rasul sebagai bagian dari rangkaian edukasi yang ditawarkan.
Setelah menyaksikan film, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan melihat berbagai replika benda serta informasi mengenai kehidupan dan sejarah pada zaman Rasulullah SAW.
Baca Juga: Hilang di Parung Bogor, ABK Ditemukan Berkat Warga
Konsep tersebut diharapkan dapat membuat proses pembelajaran sejarah Islam menjadi lebih menarik, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.
Zakky mengatakan keberadaan SESI diharapkan mampu menjadi salah satu pusat edukasi bagi generasi Muslim untuk mengenal lebih jauh perjalanan dakwah Rasulullah.
"Kami berharap tempat ini dapat menjadi ruang pembelajaran yang membuat generasi Muslim semakin memahami sejarah dan perjuangan Rasulullah dalam menegakkan serta menyebarkan Islam," tutur Zakky.
"Dengan melihat berbagai media edukasi secara langsung, pengalaman belajar diharapkan menjadi lebih berkesan," pungkas Zakky.
Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Sentra Edukasi Syiar Islam di The Jungle Waterpark Bogor, tiket masuk selama periode soft opening dipatok Rp15.000 per orang.
Harga tersebut sudah termasuk akses untuk menyaksikan film Kisah 25 Nabi dan Rasul. Harga khusus soft opening tersebut berlaku hingga 25 Agustus 2026. (***)
Editor : Yosep Awaludin