Berawal dari Keresahan Warga, Desa Wisata Bantar Agung Masuk Top 15 Nasional

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB
Suasana Desa Wisata Bantar Agung di Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, yang menawarkan potensi wisata alam, budaya, dan kearifan lokal. (Foto: Instagram @desawisata_bantaragung)
Suasana Desa Wisata Bantar Agung di Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, yang menawarkan potensi wisata alam, budaya, dan kearifan lokal. (Foto: Instagram @desawisata_bantaragung)

RADAR BOGOR – Potensi wisata berbasis alam dan budaya kembali membawa nama Jawa Barat ke tingkat nasional. 

Desa Wisata Bantar Agung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, berhasil masuk dalam jajaran 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik Wonderful Indonesia Awards 2026.

Berada di kawasan kaki Gunung Ciremai, Desa Wisata Bantar Agung berkembang dengan memanfaatkan kekayaan alam, budaya, serta kearifan lokal yang dimiliki masyarakat.

Pengembangan destinasi tersebut juga melibatkan warga secara langsung dalam pengelolaan dan pemanfaatan potensi desa.

Perjalanan Bantar Agung menjadi desa wisata berawal dari keresahan masyarakat yang melihat berbagai potensi alam dan budaya di wilayahnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Warga kemudian berinisiatif mengembangkan potensi tersebut menjadi destinasi wisata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan desa kepada wisatawan.

Baca Juga: 10 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Berkendara di Cuaca Panas, Cegah Mobil Bermasalah

Curug Cipeuteuy Jadi Awal Pengembangan Wisata

Pengembangan wisata Bantar Agung salah satunya dimulai melalui Curug Cipeuteuy.

Seiring dengan pengelolaan yang terus dilakukan, potensi wisata di desa tersebut kemudian semakin berkembang dan meluas ke sejumlah destinasi lainnya.

Beberapa di antaranya adalah Ciboer Pass, Awi Lega, Kampung Herbal Mertasela, hingga Kawasan Sawah Pakuwon.

Beragam destinasi tersebut membuat Desa Wisata Bantar Agung tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga pengalaman wisata yang berkaitan dengan kehidupan dan potensi masyarakat setempat.

Punya 132 Homestay dan Program Live-in

Untuk mendukung kebutuhan wisatawan, Desa Wisata Bantar Agung juga telah menyediakan berbagai fasilitas akomodasi.

Terdapat 132 homestay, enam vila atau cottage, serta area camping ground yang dapat digunakan wisatawan.

Salah satu pengalaman yang menjadi bagian dari konsep wisata di Bantar Agung adalah program live-in.

Melalui program ini, wisatawan dapat tinggal di rumah warga sekaligus merasakan secara langsung kehidupan masyarakat pedesaan.

Aktivitas yang dapat diikuti wisatawan antara lain bertani, beternak, hingga mempelajari proses pengolahan makanan tradisional.

Konsep tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk tidak hanya menikmati destinasi wisata, tetapi juga berinteraksi dengan kehidupan masyarakat lokal.

Baca Juga: Isyana Sarasvati Tampil di Lollapalooza India 2027, Satu Panggung dengan KATSEYE dan Limp Bizkit

Ada Pasar Bumi Pakuwon

Potensi wisata Bantar Agung juga diperkuat dengan keberadaan Pasar Bumi Pakuwon yang diselenggarakan secara berkala.

Pasar tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan berbagai produk lokal kepada wisatawan.

Mulai dari kuliner khas, hasil bumi, produk UMKM, hingga pertunjukan seni dan budaya Sunda dapat ditemukan dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Pasar Bumi Pakuwon sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka kepada pengunjung.

Dengan berbagai potensi yang dikembangkan, Desa Wisata Bantar Agung tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi.

Kawasan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperkenalkan budaya lokal, sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa.

Masuknya Desa Wisata Bantar Agung dalam 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik Wonderful Indonesia Awards 2026 menjadi salah satu capaian dari proses pengembangan pariwisata yang dilakukan secara bersama dengan melibatkan masyarakat.

Baca Juga: Kunjungi Kampung Adat Miduana Cianjur, Dedi Mulyadi Soroti Rumah Adat hingga Bantuan Domba

Penghargaan tersebut juga menjadi gambaran perjalanan Bantar Agung dalam mengelola potensi alam, budaya, serta kearifan lokal menjadi daya tarik wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. (Saniah/Tazkia)

Editor : Yosep Awaludin
majalengka jawa barat desa wisata