Bale Iyuh Ciliwung Puncak Bogor, Destinasi Wisata yang Dulunya Tempat Sampah Liar

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 08:40 WIB
Suasana kawasan Bale Iyuh Ciliwung di Batulayang, Cisarua, Kabupaten Bogor. (Foto : @officialbaleiyuhciliwung)
Suasana kawasan Bale Iyuh Ciliwung di Batulayang, Cisarua, Kabupaten Bogor. (Foto : @officialbaleiyuhciliwung)

RADAR BOGOR – Siapa sangka, kawasan yang dulu dikenal sebagai tempat sampah liar kini berubah jadi ruang wisata berbasis masyarakat di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Namanya Bale Iyuh Ciliwung.

Bale Iyuh Ciliwung berada di Kampung Batulayang Lebak, Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua.

Bale Iyuh Ciliwung dikembangkan dengan konsep wisata yang mengutamakan keterlibatan masyarakat atau Community Based Tourism (CBT). 

Melalui konsep tersebut, warga tidak hanya ikut dalam pengelolaan kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari penerima manfaat dari aktivitas wisata yang berkembang di lingkungan mereka.

Dikutip dari Instagram @officialbaleiyuhciliwung, kawasan ini kini telah ditata menjadi arena pangulinan, yakni ruang yang dapat digunakan masyarakat sebagai tempat bermain, belajar, berwisata, sekaligus berkumpul.

Perubahan kawasan Bale Iyuh Ciliwung tidak terjadi secara instan. Berdasarkan laporan BogorBagus pada Juli 2026, cikal bakal pengelolaan kawasan tersebut berasal dari Komunitas Peduli Sungai (KPS) BaleIyuhCiliwung yang didirikan pada 2018.

Baca Juga: Resto Sambel Bledagz Karawang, Tempat Makan Adem di Tepi Kali Irigasi

Seiring perkembangannya, organisasi tersebut kemudian bertransformasi menjadi koperasi pada 2024.

Perubahan tersebut turut memperkuat upaya masyarakat dalam mengelola kawasan secara lebih terorganisasi.

Gerakan penataan kawasan secara besar-besaran kemudian dimulai pada 2025. Masyarakat melakukan gotong royong untuk mengubah kawasan yang sebelumnya bermasalah dengan sampah menjadi ruang yang lebih tertata dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan publik serta wisata.

Proses tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.

Mulai dari pemilik lahan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, kalangan pemuda hingga warga sekitar ikut mengambil bagian dalam penataan Bale Iyuh Ciliwung.

Menikmati Alam Puncak Dekat Sungai Ciliwung

Daya tarik Bale Iyuh Ciliwung tidak hanya terletak pada cerita perubahan kawasannya. 

Lokasinya yang berada di kawasan Puncak juga memberikan pengalaman wisata dengan suasana alam yang berbeda.

Kawasan tersebut berada tidak jauh dari aliran Sungai Ciliwung dan dikelilingi lingkungan pegunungan Puncak.

Pengunjung dapat memanfaatkan area terbuka maupun saung yang tersedia untuk bersantai sambil menikmati suasana alam.

Keberadaan ruang terbuka tersebut membuat Bale Iyuh Ciliwung tidak hanya berfungsi sebagai destinasi rekreasi, tetapi juga menjadi ruang interaksi bagi masyarakat.

Baca Juga: Pendaftaran Perlinsos Oktober, KPM Bansos PKH BPNT Perlu Siapkan Data Ini

Konsep wisata yang dikembangkan pun berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan.

Salah satu program yang dijalankan pengelola adalah Bank Sampah Bale Iyuh Ciliwung.

Melalui bank sampah tersebut, sampah yang dihasilkan dipilah menjadi sampah organik dan nonorganik.

Sampah organik kemudian dapat diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah nonorganik dikumpulkan untuk mendapatkan pengelolaan lebih lanjut.

Libatkan Pelaku Usaha Lokal

Pengembangan Bale Iyuh Ciliwung juga memberikan ruang bagi masyarakat sekitar untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi.

Pelaku usaha lokal dapat menitipkan berbagai produk makanan dan minuman untuk dijual kepada wisatawan yang datang.

Dengan demikian, aktivitas wisata di Bale Iyuh Ciliwung tidak hanya menghadirkan ruang rekreasi, tetapi juga membuka peluang bagi produk dan usaha warga setempat untuk dikenal oleh pengunjung.

Kehadiran Bale Iyuh Ciliwung di kawasan Puncak menjadi contoh bahwa sebuah destinasi wisata tidak selalu harus dibangun melalui proyek besar atau fasilitas yang mewah.

Baca Juga: Review Villa Zein 1 Puncak Bogor: Villa Mewah 7 Kamar dengan Private Pool dan View Pegunungan

Berawal dari kawasan yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah liar, masyarakat melalui semangat gotong royong mampu menata lingkungan tersebut menjadi ruang publik yang memiliki fungsi rekreasi, edukasi, interaksi sosial sekaligus mendukung kegiatan ekonomi warga.

Konsep wisata berbasis masyarakat yang diterapkan Bale Iyuh Ciliwung juga memperlihatkan bagaimana pengelolaan lingkungan dan pengembangan pariwisata dapat berjalan beriringan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. (Fajar/Boash)

Editor : Yosep Awaludin
Bale Iyuh Ciliwung bogor puncak