RADAR BOGOR - Bagi kamu yang ingin healing dari hiruk pikuk kota, Le Samping di kawasan Pamijahan, Bogor, bisa menjadi pilihan menginap yang menarik.
Penginapan sederhana berupa saung bambu ini dibangun di tengah alam perbukitan, tepat di pinggir sungai yang jernih dan dikelilingi hamparan persawahan.
Suasananya tenang, sejuk, dan terasa seperti pulang kampung ke rumah nenek.
Tentang Le Samping
Baca Juga: Wisata Jati Ombo Parung Panjang, Taman Keluarga dan Waterpark Murah Meriah dengan HTM Rp20.000
Le Samping merupakan penginapan baru yang masih berada dalam masa soft opening dan memiliki kepemilikan yang sama dengan penginapan Le Panda.
Saat ini baru tersedia dua saung bambu yang sudah rampung, sementara empat saung lainnya masih dalam proses pembangunan sehingga nantinya akan ada total enam saung.
Area penginapan cukup luas sehingga urusan parkir tergolong aman.
Lokasi dan Akses
Baca Juga: Wisata Alam Curug Cisarua 2, Hidden Gem dengan Trekking Menantang Melewati Empat Aliran Sungai
Le Samping beralamat di Kampung Muara 1, Desa Cibunian, Pamijahan, Bogor, dan berlokasi dekat dengan Warung Kopi Umi Tuti. Pengunjung dapat memanfaatkan Google Maps dengan mengetik "Le Samping".
Rute yang disarankan adalah melalui pertigaan Cemplang karena aksesnya lebih mudah dan jalannya cukup bagus.
Berbeda dengan rute ke Le Panda yang belok kiri, menuju Le Samping pengunjung harus lurus lagi melewati Gokok Lauk, kemudian melewati sebuah gapura.
Setelah maju sedikit, belok kiri dengan patokan rumah berwarna biru. Setelah memasuki Kampung Muara, jalan mulai menyempit dan beberapa ruas rusak, sehingga pengendara perlu berhati-hati.
Baca Juga: Saunghibar Hillside Purwakarta, Camping Ground Lengkap dengan Vila dan Pool, HTM Start Rp30.000
Pemandangan sepanjang perjalanan sangat indah. Jika sudah melewati Bendungan Cibunian, berarti lokasi penginapan sudah dekat, tepatnya belok kiri setelah turunan.
Karena penerangan jalan di sekitar lokasi masih minim, disarankan tiba saat hari masih terang dan membawa perbekalan yang cukup, mengingat warung di sekitar lokasi masih jarang dan berjarak cukup jauh.
Fasilitas Saung
Balkon
Baca Juga: Desa Wisata Cisande Sukabumi, Punya River Tubing 3 Kilometer hingga Flying Fox
Bagian depan saung berupa balkon dengan pemandangan langsung ke sungai dan hijaunya persawahan.
Tersedia dua kursi lipat untuk bersantai serta satu meja lengkap dengan kompor portable, teko, panci, grill pan, piring, mangkuk, sendok, garpu, dan gelas, sehingga tamu bisa memasak sendiri dengan membawa bahan makanan. Setiap saung juga mendapatkan gratis dua cup Pop Mie dan air galon.
Kamar
Meski terlihat sederhana dari luar, kamar terasa seperti kamar hotel. Fasilitasnya meliputi:
Baca Juga: 5 Taman Gratis di Jakarta untuk Liburan Akhir Pekan, Ada yang Buka 24 Jam
- Kasur nyaman dengan empat bantal dan selimut, berkapasitas 2 hingga 4 orang
- Dua handuk
- Tirai putih yang menambah kesan romantis
- Meja kecil berisi wedang jahe, teh, kopi, energen, dan dua cup Pop Mie tambahan (total 4 cup Pop Mie gratis)
- Gas portable dan semprotan anti nyamuk (namun menurut pengunjung tidak ada nyamuk sama sekali)
- Gantungan baju dan stop kontak
- WiFi
Baca Juga: Edensor Hills Sentul, Wisata Bogor Bernuansa Pedesaan Eropa dengan Panorama Gunung
Saung ini tidak dilengkapi TV maupun AC, karena udara di lokasi sudah sangat sejuk dan dingin.
Kamar Mandi
Kamar mandi dibuat terpisah di dekat kolam budidaya ikan, namun tetap privat untuk satu saung.
Fasilitasnya bersih dengan WC jongkok, sabun, shampo, dan sabun cuci piring. Ke depannya, saung 1 dan 2 direncanakan memiliki kamar mandi di belakang saung, sedangkan saung 3 sampai 6 akan memiliki kamar mandi yang berdekatan.
Baca Juga: Trekking Puncak Alam Cipamingkis, Destinasi Wisata Alam Baru di Sukamakmur Bogor
Penerangan menuju kamar mandi sudah terang sehingga aman digunakan malam hari.
Aktivitas Seru
- Barbekue malam hari: Suasana malam yang dingin sangat cocok untuk barbekue bersama pasangan, keluarga, atau teman.
- Bermain di sungai: Sungai jernih dan dangkal sehingga aman untuk anak-anak. Akses turun ke sungai belum dibuat resmi namun direncanakan, sementara ini pengunjung turun lewat samping saung.
Baca Juga: Review Villa Green Serenity Jakarta Timur: Villa Modern Tropis Dekat TMII dengan Private Pool
- Menikmati sawah: Dari sungai, pengunjung bisa menyeberang ke area persawahan dan berfoto di antara padi yang sedang bagus.
- Menikmati suasana sore dan pagi: Ditemani gemericik aliran sungai, suasana terasa syahdu dan menenangkan. Cuaca semakin dingin saat malam, sehingga siapkan pakaian hangat.
Makan dan Kuliner
Bagi yang tidak ingin repot membawa bahan masakan, tersedia Warung Kopi Umi Tuti yang berjarak sekitar 300 meter dari saung dengan berjalan kaki.
Baca Juga: Review Villa Green Serenity Jakarta Timur: Villa Modern Tropis Dekat TMII dengan Private Pool
Warung ini menyajikan menu masakan Sunda dan cukup ramai terutama saat akhir pekan.
Tips Berkunjung
- Datang sebelum gelap karena jalan menuju lokasi minim penerangan.
- Bawa bahan makanan dan perbekalan yang cukup.
- Siapkan jaket atau pakaian hangat karena udara malam sangat dingin.
- Hati-hati saat melewati ruas jalan rusak di Kampung Muara.
- Pada saat pulang, mampir ke kebun tomat sekitar lokasi untuk membeli dan memetik langsung tomat biasa maupun cherry dengan harga sekitar Rp10.000 per kilogram.
Baca Juga: Taman Wisata Batu Apung Purwakarta, Wisata Air Keluarga dengan Tiket Masuk Mulai Rp15.000
Le Samping menawarkan pengalaman menginap sederhana namun berkesan dengan view sungai, sawah, dan perbukitan yang memanjakan mata.
Dengan harga penginapan yang tergolong ramah di kantong dan suasana yang tenang, tempat ini cocok bagi pasangan yang ingin berbulan madu, keluarga, maupun siapa saja yang ingin healing dan menikmati alam Pamijahan.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Pevia Peach