Trekking Gunung Sagara Garut: Rute, Pos, Tiket, dan Estimasi Waktu

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:03 WIB
View di Gunung Sagara (YouTube Opal Raufal)
View di Gunung Sagara (YouTube Opal Raufal)

RADAR BOGOR - Gunung Sagara adalah salah satu gunung populer di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dengan ketinggian 2.132 mdpl, gunung ini bisa didaki secara tektok (pulang pergi dalam sehari) dan menawarkan pemandangan Telaga Bodas dari puncaknya.

Meski terlihat singkat, jalurnya cukup terjal dan menguras tenaga, sehingga kurang cocok disebut jalur pemula.

Lokasi dan Akses ke Basecamp

Baca Juga: Wisata Mata Air Sodong Jonggol: Tiket Rp10 Ribu, Air Jernih

Gunung Sagara berada di sekitar kawasan Telaga Bodas, Garut, dan diperkirakan masuk wilayah Kecamatan Sucinaraja.

Pemandangan Telaga Bodas bisa dinikmati dari atas gunung, bukan dari area telaganya langsung.

Untuk menuju lokasi, ketik "Basecamp Gunung Sagara Puncak Sagara" di Google Maps.

Motor: jalurnya aman, hanya akan banyak tanjakan terjal.

Baca Juga: Wisata TMII 2026: Harga Tiket, Kereta Gantung, Angling Gratis

Mobil: tidak bisa sampai basecamp karena jalan di bagian akhir hanya muat motor. Mobil diparkir cukup jauh di bawah, lalu pendaki bisa menyewa ojek warga atau berjalan kaki menuju basecamp.

Fasilitas dan Biaya

Basecamp Gunung Sagara tergolong rapi dan nyaman. Fasilitas yang tersedia:

Baca Juga: Hotel Horison Ultima Sayaga Cibinong Bogor Tawarkan Rekreasi Keluarga, Ada Paintball hingga CFD

Biaya:

Estimasi Waktu dan Elevasi

Basecamp berada di sekitar 1.280 mdpl, sehingga total elevasi yang ditempuh sekitar 800 mdpl menuju puncak.

Dalam pendakian tektok dengan beban ringan, waktu tempuh sekitar 2 jam 25 menit sampai 2,5 jam. Pendaki yang berjalan santai atau membawa carrier bisa membutuhkan 3 sampai 4 jam.

Baca Juga: EIGER Nature Bogor Dibuka 2 November, Tawarkan Wisata Petualangan Berbasis Konservasi

Jalur Pendakian per Pos

Basecamp menuju Pos 1 (Bubuy, 1.420 mdpl, sekitar 20 menit). Jalur awal berupa tanjakan santai dan agak landai, dengan pohon pinus dan kebun kopi di kanan-kiri.

Tanahnya berdebu dan berpasir, mirip gunung di Jawa Tengah. Di awal, motor masih bisa lewat, sehingga ojek bisa menghemat waktu.

Baca Juga: Hutan Pinus Gunung Pancar Jadi Daya Tarik Wisata Alam di Sentul, Ini Pesonanya

Di Pos 2 terdapat area luas, musala, toilet, tempat wudu, saung, dan warung (tutup saat kunjungan di hari Senin). Cocok untuk istirahat sebelum jalur berat.

Baca Juga: Taman Bukit Solasih Jonggol: Ada Glamping hingga Saung Gratis

Berpeganganlah pada ranting atau kayu agar tidak terpeleset. Saat hujan, jalur akan jauh lebih licin.

Pos 4 menuju Puncak. Tanjakan sedikit lebih ringan, tetapi masih terjal. Di tengah jalur ada area Camp 2, area camp terakhir sebelum puncak, dengan warung. Menjelang puncak, vegetasi mulai menipis. Area puncak tidak diperbolehkan untuk camping.

Suasana di Puncak Sagara

Puncak Sagara (2.132 mdpl) tidak terlalu luas, melainkan memanjang. Dari sini terlihat Telaga Bodas, serta gunung-gunung di sekitar seperti Galunggung.

Baca Juga: Cari Wisata Outbound di Bogor? Taman Budaya Sentul Punya Flying Fox hingga Team Building

Hutan di sekitar Telaga Bodas ternyata cukup luas dan rapat jika dilihat dari ketinggian. Di beberapa titik terdapat pembatas, kemungkinan batas aman pengunjung, sehingga pendaki sebaiknya tidak melewatinya.

Cuaca di puncak bisa berubah cepat. Saat kunjungan ini, matahari terik tetapi kabut justru makin tebal hingga lebih dari satu jam, sehingga pemandangan tidak terlihat.

Tips Mendaki Gunung Sagara

Baca Juga: Bebatuan Alami dan Suasana Sejuk, Ini Daya Tarik Watu Gede Riverside di Sentul

  1. Gunakan sepatu dengan grip kuat, terutama untuk jalur Pos 3 ke Pos 4.
  2. Bawa trekking pole atau sewa di basecamp.
  3. Mulailah dari pagi agar tidak kesorean saat turun.
  4. Bawa bekal dan air karena warung di pos sering tutup pada hari biasa.
  5. Hari kerja lebih sepi. Saat kunjungan di hari Senin, hanya ada beberapa motor di parkiran.
  6. Atur napas dan istirahat di Pos 2, karena tanjakan setelahnya lebih berat.

Baca Juga: Situ Daun Waterpark Tenjolaya, Wisata Kolam Renang Keluarga di Bogor dengan Suasana Asri

Gunung Sagara cocok untuk pendaki yang ingin trekking singkat tetapi menantang, dengan basecamp yang rapi dan jalur yang jelas.

Jangan meremehkan jalurnya meski hanya sekitar 2,5 jam, terutama pada bagian Pos 2 hingga Pos 4.

Datanglah pagi hari untuk peluang mendapatkan pemandangan Telaga Bodas yang lebih jelas.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Opal Raufal
Gunung Sagara garut trekking