RADAR BOGOR - Gunung Sagara adalah salah satu gunung populer di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Dengan ketinggian 2.132 mdpl, gunung ini bisa didaki secara tektok (pulang pergi dalam sehari) dan menawarkan pemandangan Telaga Bodas dari puncaknya.
Meski terlihat singkat, jalurnya cukup terjal dan menguras tenaga, sehingga kurang cocok disebut jalur pemula.
Lokasi dan Akses ke Basecamp
Baca Juga: Wisata Mata Air Sodong Jonggol: Tiket Rp10 Ribu, Air Jernih
Gunung Sagara berada di sekitar kawasan Telaga Bodas, Garut, dan diperkirakan masuk wilayah Kecamatan Sucinaraja.
Pemandangan Telaga Bodas bisa dinikmati dari atas gunung, bukan dari area telaganya langsung.
Untuk menuju lokasi, ketik "Basecamp Gunung Sagara Puncak Sagara" di Google Maps.
Motor: jalurnya aman, hanya akan banyak tanjakan terjal.
Baca Juga: Wisata TMII 2026: Harga Tiket, Kereta Gantung, Angling Gratis
Mobil: tidak bisa sampai basecamp karena jalan di bagian akhir hanya muat motor. Mobil diparkir cukup jauh di bawah, lalu pendaki bisa menyewa ojek warga atau berjalan kaki menuju basecamp.
Fasilitas dan Biaya
Basecamp Gunung Sagara tergolong rapi dan nyaman. Fasilitas yang tersedia:
- Tempat istirahat dan area tidur, cocok bagi pendaki yang datang malam sebelum mendaki
- Toilet yang cukup banyak
- Warung
- Basecamp buka 24 jam
- Rental peralatan outdoor seperti sepatu dan trekking pole
Baca Juga: Hotel Horison Ultima Sayaga Cibinong Bogor Tawarkan Rekreasi Keluarga, Ada Paintball hingga CFD
Biaya:
- Simaksi tektok: Rp25.000
- Parkir motor: Rp10.000
Estimasi Waktu dan Elevasi
Basecamp berada di sekitar 1.280 mdpl, sehingga total elevasi yang ditempuh sekitar 800 mdpl menuju puncak.
Dalam pendakian tektok dengan beban ringan, waktu tempuh sekitar 2 jam 25 menit sampai 2,5 jam. Pendaki yang berjalan santai atau membawa carrier bisa membutuhkan 3 sampai 4 jam.
Baca Juga: EIGER Nature Bogor Dibuka 2 November, Tawarkan Wisata Petualangan Berbasis Konservasi
Jalur Pendakian per Pos
Basecamp menuju Pos 1 (Bubuy, 1.420 mdpl, sekitar 20 menit). Jalur awal berupa tanjakan santai dan agak landai, dengan pohon pinus dan kebun kopi di kanan-kiri.
Tanahnya berdebu dan berpasir, mirip gunung di Jawa Tengah. Di awal, motor masih bisa lewat, sehingga ojek bisa menghemat waktu.
Baca Juga: Hutan Pinus Gunung Pancar Jadi Daya Tarik Wisata Alam di Sentul, Ini Pesonanya
- Pos 1 menuju Pos 2 (sekitar 20 menit tektok, hingga 40 menit jika membawa carrier). Tanjakan mulai agak curam, melewati kebun warga sebelum masuk hutan.
Di Pos 2 terdapat area luas, musala, toilet, tempat wudu, saung, dan warung (tutup saat kunjungan di hari Senin). Cocok untuk istirahat sebelum jalur berat.
- Pos 2 menuju Pos 3 (Paku Atam, 1.771 mdpl). Jalur berkabut dengan suasana syahdu dan suara burung, tetapi tanjakannya terjal dan akar-akar pohon mulai rapat. Ini salah satu bagian paling berat.
- Pos 3 menuju Pos 4 (Ramogiling, 1.986 mdpl, sekaligus Camp 1). Tanjakan terjal tanpa terlihat ujungnya. Tanahnya berdebu dan licin, sehingga sepatu dengan grip kuat sangat dibutuhkan.
Baca Juga: Taman Bukit Solasih Jonggol: Ada Glamping hingga Saung Gratis
Berpeganganlah pada ranting atau kayu agar tidak terpeleset. Saat hujan, jalur akan jauh lebih licin.
Pos 4 menuju Puncak. Tanjakan sedikit lebih ringan, tetapi masih terjal. Di tengah jalur ada area Camp 2, area camp terakhir sebelum puncak, dengan warung. Menjelang puncak, vegetasi mulai menipis. Area puncak tidak diperbolehkan untuk camping.
Suasana di Puncak Sagara
Puncak Sagara (2.132 mdpl) tidak terlalu luas, melainkan memanjang. Dari sini terlihat Telaga Bodas, serta gunung-gunung di sekitar seperti Galunggung.
Baca Juga: Cari Wisata Outbound di Bogor? Taman Budaya Sentul Punya Flying Fox hingga Team Building
Hutan di sekitar Telaga Bodas ternyata cukup luas dan rapat jika dilihat dari ketinggian. Di beberapa titik terdapat pembatas, kemungkinan batas aman pengunjung, sehingga pendaki sebaiknya tidak melewatinya.
Cuaca di puncak bisa berubah cepat. Saat kunjungan ini, matahari terik tetapi kabut justru makin tebal hingga lebih dari satu jam, sehingga pemandangan tidak terlihat.
Tips Mendaki Gunung Sagara
Baca Juga: Bebatuan Alami dan Suasana Sejuk, Ini Daya Tarik Watu Gede Riverside di Sentul
- Gunakan sepatu dengan grip kuat, terutama untuk jalur Pos 3 ke Pos 4.
- Bawa trekking pole atau sewa di basecamp.
- Mulailah dari pagi agar tidak kesorean saat turun.
- Bawa bekal dan air karena warung di pos sering tutup pada hari biasa.
- Hari kerja lebih sepi. Saat kunjungan di hari Senin, hanya ada beberapa motor di parkiran.
- Atur napas dan istirahat di Pos 2, karena tanjakan setelahnya lebih berat.
Baca Juga: Situ Daun Waterpark Tenjolaya, Wisata Kolam Renang Keluarga di Bogor dengan Suasana Asri
Gunung Sagara cocok untuk pendaki yang ingin trekking singkat tetapi menantang, dengan basecamp yang rapi dan jalur yang jelas.
Jangan meremehkan jalurnya meski hanya sekitar 2,5 jam, terutama pada bagian Pos 2 hingga Pos 4.
Datanglah pagi hari untuk peluang mendapatkan pemandangan Telaga Bodas yang lebih jelas.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Opal Raufal