Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nasib KPM yang Belum Terima Bansos, Saldo Bantuan Tidak Hangus Selama SP2D Sudah Terbit

S
Penulis: Siti Dewi Yanti❯
Ilustrasi KPM sedang mencairkan saldo bansos melalui KKS di ATM terdekat
Ilustrasi KPM sedang mencairkan saldo bansos melalui KKS di ATM terdekat

RADAR BOGOR - Terdapat informasi penting yang harus diketahui keluarga penerima manfaat bantuan sosial (KPM bansos).


Advertisement

Pencairan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako masih terus diupayakan sampai detik terakhir 31 Desember 2025.

Banyak penerima manfaat mempertanyakan bansos yang belum cair hingga Selasa (31/12/2025) ini.

Adanya keterlambatan pencairan bansos karena status KPM di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) saat ini masih berbeda-beda.

Advertisement

Status KPM ada yang sudah berhasil cek rekening, tapi bank masih mengantri proses transfer. Oleh karenanya, penyaluran bantuan tahap 4 tidak serentak.

Namun, apabila status KPM masih aktif, bantuan pasti akan cair secara bertahap. Pengecekan status bisa meminta bantuan pendamping sosial.

Hal ini karena status detail seperti Standing Instruction (SI) atau Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) hanya bisa dilihat di akun SIKS NG pendamping atau operator desa.

Advertisement

KPM juga bisa melakukan pengecekan secara berkala di mbanking masing-masing atau ATM dan agen terdekat.

Penerima manfaat tidak perlu kecewa, jika saldo masih belum diterima hingga tanggal 31 Desember 2025 berakhir.

Selama SP2D sudah terbit, dana KPM tetap aman dan tidak hangus, namun masuk sebagai penyaluran bantuan susulan di tahun 2026.

Sehingga, KPM yang belum menerima pencairan bansos di 2025 tidak perlu khawatir, apabila anggaran sudah ditetapkan.

Kemungkinan besar pencairan susulan di awal Januari 2026 akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia atau bank penyalur.

Selanjutnya, ada kabar baik untuk bansos 2026, pemerintah tetap melanjutkan program bansos reguler, bahkan anggaran perlindungan sosial naik menjadi sekitar Rp508 triliun.

Penyaluran akan lebih ketat menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau (DTSEN) agar tepat sasaran.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BogorIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pencairan Bansos Baru Mencapai 15 Persen, Begini Penjelasan Fakta di Lapangan

Pencairan Bansos Baru Mencapai 15 Persen, Begini Penjelasan Fakta di Lapangan

Walau bukti pencairan bansos sudah banyak, namun KPM masih sedikit menerima saldo bansos

Catatan Bagi KPM yang Belum Cair hingga Minggu Depan, Ada Penyebab Khusus KKS Belum Terima Bantuan

Catatan Bagi KPM yang Belum Cair hingga Minggu Depan, Ada Penyebab Khusus KKS Belum Terima Bantuan

Terdapat alasan khusus, KPM tidak menerima pencairan bansos hingga minggu depan

Informasi Khusus Bagi KPM yang Belum Cair, Alasan Dana Bansos Belum Diterima di KKS

Informasi Khusus Bagi KPM yang Belum Cair, Alasan Dana Bansos Belum Diterima di KKS

KPM yang belum menerima pencairan harap tenang, ada alasan khusus mengapa bantuan belum cair

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer