
RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) masih berlangsung secara bertahap pada Rabu, 26 Agustus 2026. Sejumlah daerah melaporkan pembagian bantuan pangan berupa beras 30 kg, sementara pencairan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) juga masih berjalan.
Informasi terbaru yang dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Rabu, 26 Agustus 2026 menunjukkan bahwa penyaluran tersebut belum berlangsung serentak di seluruh wilayah. Sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah menerima bantuan, sedangkan penerima lainnya masih menunggu jadwal sesuai proses penyaluran di daerah masing-masing.
Bantuan beras 30 kg mulai disalurkan di sejumlah daerah
Salah satu penyaluran yang berlangsung pada 26 Agustus 2026 adalah bantuan pangan berupa beras 30 kg atau setara tiga karung. Bantuan tersebut berasal dari Perum Bulog dan dalam penyaluran yang dibahas tidak disertai minyak goreng.
Beberapa wilayah yang melaporkan jadwal maupun pelaksanaan pembagian beras 30 kg pada 26 Agustus 2026 antara lain:
- Garut, Jawa Barat: penyaluran bantuan beras 30 kg dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026.
- Kecamatan Danguran, Klaten, Jawa Tengah: undangan pengambilan bantuan beras 30 kg telah diterima KPM dan pembagian dijadwalkan pada 26 Agustus 2026.
- Bogor Barat, Jawa Barat: penyaluran beras 30 kg dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026.
- Ciawi Gebang, Kuningan, Jawa Barat: pembagian bantuan beras 30 kg dijadwalkan berlangsung pada tanggal yang sama.
Perbedaan jadwal antarwilayah menunjukkan bahwa proses distribusi bantuan pangan dilakukan secara bertahap. Karena itu, KPM yang belum memperoleh undangan atau jadwal pembagian di wilayahnya masih perlu menunggu informasi dari pihak penyalur setempat.
BPNT Rp600.000 masih dicairkan melalui KKS
Selain bantuan dalam bentuk beras, pencairan BPNT juga masih berlangsung melalui KKS, khususnya pada sejumlah KKS Bank BNI. Nominal bantuan yang dilaporkan masuk adalah Rp600.000.
“BPNT dilaporkan masuk dengan total Rp600.000, dan sejumlah KPM sudah mencairkan saldo tersebut secara tunai,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Dalam beberapa kasus, saldo tersebut telah ditarik tunai oleh KPM. Jumlah uang yang diterima setelah penarikan dapat berada di kisaran Rp590.000 hingga Rp595.000 karena adanya biaya administrasi atau biaya transaksi yang dikenakan pada proses penarikan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




