
RADAR BOGOR - Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan adanya tambahan saldo bantuan sosial (bansos) reguler atau PKH pada (Kartu Keluarga Sejahtera) KKS Merah Putih pada awal September 2026. Menariknya, sebagian penerima yang mendapatkan saldo tersebut sebelumnya hanya tercatat sebagai penerima BPNT murni.
Mengutip dari kanal Youtube Erabaru Bansos pada Jumat, 4 September 2026, tambahan saldo ini berkaitan dengan proses validasi dan pemutakhiran data penerima bantuan. KPM BPNT murni yang memiliki anggota keluarga dengan komponen PKH berpeluang masuk dalam proses validasi apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Kuota PKH yang Kosong Diisi Kembali
Salah satu faktor yang melatarbelakangi validasi tersebut adalah adanya kuota penerima PKH yang kosong. Target penerima PKH secara nasional berada di kisaran 10 juta KPM. Kekosongan dapat terjadi karena penerima lama mengalami graduasi, meninggal dunia, atau dinyatakan tidak lagi memenuhi kriteria.
Untuk mengisi kuota tersebut, sistem melakukan pemadanan data dan dapat menarik keluarga dari kelompok penerima BPNT murni yang mempunyai komponen PKH dalam Kartu Keluarga.
Komponen yang dapat menjadi pertimbangan antara lain anak sekolah SD, SMP, SMA, balita, ibu hamil, lansia, hingga penyandang disabilitas berat. Hasil validasi inilah yang kemudian dapat membuat sebagian KPM menerima pencairan PKH susulan.
Nominal Saldo Berbeda-beda
Tambahan saldo yang terpantau pada KKS memiliki nominal berbeda, tergantung jenis bantuan dan komponen yang dimiliki KPM. Beberapa jumlah yang muncul antara lain:
- Rp375.000, yang dapat berkaitan dengan bantuan pendidikan atau PIP.
- Rp450.000, yang juga dapat muncul dari bantuan pendidikan dan pencairan susulan.
- Rp600.000, yang dapat berkaitan dengan BPNT maupun komponen PKH tertentu.
- Rp975.000, merupakan salah satu nominal besar yang dapat berasal dari gabungan beberapa komponen atau pencairan yang masuk bersamaan.
Nominal tersebut bukan angka yang otomatis diterima semua KPM. Besarnya saldo tetap bergantung pada hasil validasi dan komponen bantuan masing-masing keluarga.
Baca Juga: Rumpun Chanaya, Destinasi Unik di Tengah Hutan Bandung, Wisata Kuliner dan Kreativitas Jadi Satu
Pencairan Belum Serentak
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




