
RADAR BOGOR - Bantuan pangan beras 10 kg per bulan dipastikan berlanjut untuk Oktober, November, dan Desember 2026. Dengan demikian, bantuan beras tahap keempat tersebut mencapai total 30 kilogram untuk tiga bulan terakhir tahun ini. Tentunya ditambah beberapa bantuan sosial (bansos) reguler seperti PKH validasi dan BPNT.
Dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Jumat, 11 September 2026, bahwa keputusan itu menjadi salah satu hasil rapat terbatas kabinet pada 7 September 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Selain membahas antisipasi potensi El Nino, rapat tersebut turut membahas arah paket stimulus akhir tahun 2026.
Sasaran Bantuan Beras Tambahan
Bantuan beras tambahan diarahkan kepada masyarakat yang masuk data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE pada Desil 1 hingga Desil 4.
Jumlah tambahan penerima disebut mencapai sekitar 16 juta jiwa di seluruh Indonesia. Kelompok tersebut termasuk KPM PKH dan BPNT yang berada dalam kategori desil prioritas.
Sasaran tambahan juga mencakup masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan reguler maupun kelompok masyarakat rentan.
BLT Kesra Rp900.000 Belum Dipastikan
Berbeda dengan bantuan beras, belum ada kepastian mengenai BLT Kesra Rp900.000 untuk akhir 2026.
Dalam keterangan setelah rapat terbatas, paket stimulus akhir tahun yang dibahas berfokus pada bantuan pangan beras. Tidak ada pengumuman mengenai kelanjutan BLT Kesra seperti yang pernah diberikan pada akhir 2025.
“tidak ada pengumuman atau penyebutan mengenai kelanjutan BLT Kesra Rp900.000seperti pada akhir tahun 2025,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




