Catat! Pembaruan 14,1 Juta Data Bansos dan Uji Coba Perlinsos di 42 Daerah

RADAR BOGOR - Upaya mewujudkan bansos yang makin tepat sasaran terus menunjukkan hasil nyata.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, sejak triwulan kedua tahun 2025 hingga saat ini, hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial (Kemensos), Pemerintah Daerah (Pemda), dan Badan Pusat Statistik (BPS) berhasil memutakhirkan sebanyak 14.101.195 data keluarga penerima bansos melalui verifikasi, validasi, dan ground check langsung di lapangan.
Untuk mempercepat hadirnya data yang real-time, pemerintah di bawah koordinasi tim kepresidenan kini resmi memperluas uji coba program Digitalisasi Perlinsos (Perlindungan Sosial) dari yang awalnya di Banyuwangi hingga mencakup 42 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Informasi 4 Juta KPM Baru Terima Bansos, Cek Saluran Resmi Usul Sanggah
Penerapan teknologi dalam penyaluran bansos diakui masih menghadapi tantangan adaptasi smartphone di tingkat masyarakat bawah.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menggalang gerakan kolaboratif untuk merangkul masyarakat miskin yang belum terdata (the invisible people).
Pendamping sosial, relawan, perangkat desa, ketua RT/RW, hingga insan pers diajak menjadi agen yang membimbing warga miskin dalam mengoperasikan aplikasi dan menginput data.
Petugas di tingkat RT/RW menjadi garda terdepan, karena paling memahami kondisi objektif tetangga di lingkungan sekitar yang membutuhkan intervensi bantuan.
Perlu dipahami oleh seluruh KPM, penetapan tingkatan desil ekonomi tidak bersifat permanen dan dapat diperbaiki secara berkala:
• PKH & BPNT (Sembako) Setiap 3 Bulan (Triwulanan) BPS menyerahkan data pemutakhiran terbaru setiap tanggal 10 di awal bulan penyaluran triwulan.
• PBI-JK (Kartu Indonesia Sehat) Setiap 1 Bulan (Bulanan) Penetapan dan pemutakhiran status kepesertaan dilakukan secara bulanan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




