
RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 periode Oktober-Desember 2026 belum terpantau pada sistem SIKS-NG maupun Cek Bansos. Tahapan verifikasi rekening, penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), hingga status Standing Instruction (SI) juga belum terlihat.
Melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Minggu, 25 Oktober 2026, sasaran penyaluran mencakup sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan 18,8 juta KPM BPNT. KPM sebaiknya memastikan periode bantuan yang diterima agar tidak keliru menganggap pencairan susulan atau dana tahap sebelumnya sebagai penyaluran bansos tahap 4.
Di sisi lain, digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) direncanakan mulai diluncurkan secara bertahap pada 10 November 2026. Uji coba skema baru ditargetkan berlangsung pada kuartal pertama 2027, sedangkan penerapan nasional direncanakan pada 2027.
Baca Juga: Kontingen Kabupaten Bogor pada Porprov Jabar Akan Dilepas Bupati pada Hari Sumpah Pemuda
Pendaftaran Digitalisasi Perlinsos Terbuka untuk Masyarakat
Pendaftaran Perlinsos ditujukan kepada KPM aktif PKH, BPNT, maupun penerima kedua program tersebut. Masyarakat yang belum pernah menerima bansos juga dapat mendaftar untuk menjalani pemeriksaan kelayakan.
Program ini dirancang untuk mengurangi kesalahan penentuan penerima bantuan, baik masyarakat layak yang belum mendapatkan bantuan (exclusion error) maupun pihak yang tidak memenuhi kriteria tetapi menerima bantuan (inclusion error). Integrasi dan pemutakhiran data ditargetkan selesai pada akhir 2026.
Terdapat dua cara pendaftaran yang disiapkan.
1. Pendaftaran Mandiri
Masyarakat yang dapat menggunakan ponsel bisa mendaftar melalui portal resmi Perlinsos secara gratis. Pendaftar perlu mengikuti proses verifikasi identitas sesuai petunjuk sistem.
2. Pendaftaran Melalui Agen
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




