
RADAR BOGOR - Pemerintah menyiapkan sistem baru untuk penyaluran bantuan sosial bernama Perlinsos Digital.
Program ini dirancang untuk memperbaiki data penerima bansos sekaligus mendorong penyaluran subsidi dalam bentuk uang tunai.
Hingga Jumat, 23 Oktober 2026, sebanyak 13,2 juta keluarga telah terdaftar. Namun, pendaftaran tidak otomatis menjamin penerimaan bantuan.
Bantuan Disalurkan Lewat Transfer Tunai
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa Perlinsos Digital akan menyalurkan bantuan dalam bentuk transfer tunai.
Rencana peluncuran program ini disampaikan Luhut setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada 20 Oktober 2026.
Melalui sistem ini, pemerintah berupaya menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat yang berhak, bukan lagi melalui subsidi produk.
Meski begitu, setiap calon penerima tetap harus melewati pemeriksaan kelayakan.
Registrasi Ulang dan Verifikasi Biometrik
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut Perlinsos Digital bertujuan meningkatkan akurasi data penerima bansos.
Pemerintah akan meregistrasi ulang dan memverifikasi data penerima, termasuk dengan teknologi biometrik seperti pengenalan wajah.
Pemerintah juga membuka pendaftaran mandiri bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan tetapi belum terdata. Pendaftaran bisa dilakukan sendiri maupun dengan bantuan agen.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




