Bansos BPNT Tahap 2 dan 3 Cair Bersamaan, KKS Baru Terima Rp1,2 Juta

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) susulan mulai terpantau pada 1 November 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan menerima transfer sebesar Rp1.200.000 melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru. Dana tersebut merupakan rapelan dua periode sekaligus, yakni tahap 2 dan tahap 3.
Pencairan kali ini menyasar pemegang KKS baru dari bank penyalur Himbara, khususnya Bank BRI dengan kartu terbitan Agustus dan September 2026. Selain BPNT, terdapat pula laporan KKS baru yang menerima bantuan gabungan PKH dan BPNT dengan total mencapai Rp2.450.000 di wilayah tertentu.
Sementara itu, mengutip dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Minggu, 1 November 2026, BPNT tahap 4 belum terpantau cair. Penyalurannya diperkirakan menyusul pada pertengahan November 2026, tetapi belum ada kepastian tanggal pencairan.
Daerah yang Terpantau Menerima BPNT Susulan
Sejumlah wilayah dilaporkan mulai menerima pencairan BPNT susulan per 1 November 2026, di antaranya:
- Jawa Tengah: Purworejo dan Purwokodadi.
- Jawa Barat: Kampung Ranca Biru.
- Sumatera: Kabupaten Lahat.
- Sulawesi: Sulawesi Tengah dan Tanah Putih.
- Nusa Tenggara Barat: Lombok Timur.
Meski pencairan sudah terpantau di beberapa daerah, tidak berarti seluruh KPM di wilayah tersebut menerima dana secara bersamaan. Penyaluran masih dapat berlangsung secara bertahap.
KKS Baru BRI Perlu Cek Saldo Berkala
Pemegang KKS baru, khususnya terbitan BRI Agustus dan September 2026, dapat memeriksa saldo melalui beberapa cara berikut:
- ATM BRI: Masukkan KKS dan PIN untuk mengecek saldo rekening.
- Mobile banking: Gunakan layanan perbankan apabila rekening sudah terhubung dengan aplikasi.
- Agen BRILink: KPM dapat meminta bantuan pengecekan saldo melalui agen terdekat.
Baca Juga: Pencarian Pemancing Ikan di Bekas Galian Pasir Rumpin Bogor Dihentikan, Begini Penjelasan Kapolsek
Perlu diperhatikan bahwa pengecekan melalui mesin EDC atau agen dengan jaringan bank berbeda mungkin dikenakan biaya administrasi. KPM sebaiknya menanyakan biaya terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi.
Dengan demikian, dana BPNT Rp1.200.000 yang mulai masuk pada 1 November merupakan rapelan tahap 2 dan tahap 3, bukan bantuan tahap 4. KPM yang belum menerima transfer dapat memantau saldo secara berkala sambil menunggu proses penyaluran berikutnya.***
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




