RADAR BOGOR - Ribuan warga penerima bantuan sosial (bansos) dari berbagai daerah di Indonesia dibuat penasaran bahkan kecewa setelah mengikuti siaran langsung pengecekan saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang digelar oleh kanal YouTube Runjung Celuler, Minggu 19 Oktober 2025 pagi.
Dalam siaran berdurasi sekitar 10 menit tersebut, sang kreator membuka video dengan salam hangat dan doa untuk seluruh penonton.
Namun antusiasme ribuan penonton seketika berubah menjadi tanda tanya besar.
Setelah satu per satu kartu dicek mulai dari KKS PKH BPNT terbitan tahun 2017, 2018, hingga 2021 hasilnya masih nihil.
Tidak ada saldo masuk, meskipun sebagian warganet sebelumnya telah mendengar kabar pencairan tahap keempat akan dilakukan minggu ini.
Kabar ini sontak memicu reaksi di kolom komentar.
Warga dari berbagai daerah seperti Pemalang, Blitar, Sukabumi, Garut, hingga Ponorogo berbondong-bondong menanyakan kepastian kapan bantuan akan benar-benar cair.
Menariknya, dalam sesi tersebut juga disinggung soal BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat) yang tengah ramai dibicarakan di media sosial.
Namun, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai jadwal pasti pencairan BLT Kesra.
Siaran itu menjadi rujukan bagi banyak masyarakat penerima bantuan yang ingin mengetahui kondisi saldo mereka tanpa harus ke ATM atau kantor pos.
Namun, hasil pengecekan serentak yang menunjukkan saldo nol rupiah membuat sebagian besar penonton berharap pemerintah segera mempercepat proses penyaluran dana.
Hal yang perlu diimbau kepada masyarakat tetap waspada terhadap berita palsu dan hanya mengikuti informasi dari sumber resmi.
Hingga berita ini ditulis, pencairan bantuan sosial tahap keempat tahun 2025 masih berlangsung bertahap.
Kementerian Sosial bersama Himbara disebut sedang menyesuaikan data penerima dan memastikan distribusi dana tepat sasaran melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sumber naskah: YouTube/Rizquna Channel
Editor : Alpin.