Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cair Lagi Bansos Susulan PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900 Ribu 12 November 2025, Pemerintah Ingatkan Soal Penggunaan Dana

Ira Yulia Erfina • Rabu, 12 November 2025 | 21:55 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) PKH, BPNT dan BLT Kesra secara bertahap di pertengahan November 2025.

Program bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900.000 kini sudah mulai cair di berbagai daerah melalui bank-bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, serta BSI.

Dilansir dari kanal Kabar Bansos, penyaluran kali ini juga diikuti dengan sejumlah himbauan penting yang wajib diperhatikan oleh seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar dana bansos PKH BPNT dan BLT Kesra yang diterima benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

1. Pencairan Susulan PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900.000 Telah Dimulai

Pemerintah memastikan pencairan susulan untuk bantuan PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900.000 kembali dilakukan pada 12 November 2025.

Pencairan ini difokuskan bagi KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan tahap keempat, baik melalui rekening KKS Merah Putih maupun Kantor Pos.

Bank penyalur Himbara seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BSI menjadi jalur utama distribusi dana bantuan.

2. Ada Himbauan Penting Bagi Semua Penerima

Sejalan dengan proses pencairan, pemerintah menyampaikan peringatan dan himbauan khusus agar para penerima memanfaatkan bantuan secara bijak.

Beberapa penerima bantuan bahkan dikabarkan telah mengundurkan diri secara sukarela karena merasa sudah lebih mampu, sehingga kuota tersebut akan digantikan oleh keluarga lain yang lebih membutuhkan.

3. Dana Bantuan Tidak Boleh Digunakan untuk Hal yang Tidak Produktif

Pemerintah menegaskan bahwa dana bansos tidak boleh digunakan untuk membeli rokok, minuman keras, maupun kosmetik.

Baca Juga: Pucuk Pimpinan RSUD Kota Bogor Mengundurkan Diri, Berkas Sudah di BKN

Tujuannya adalah agar bantuan benar-benar bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan mendukung keberlangsungan hidup keluarga prasejahtera.

4. BPNT Harus Digunakan untuk Kebutuhan Pokok

Dana BPNT difokuskan untuk pembelian bahan pangan seperti beras, minyak goreng, telur, dan kebutuhan pokok rumah tangga lainnya.

Pemerintah mengingatkan agar tidak ada penyalahgunaan dana yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan makanan bergizi keluarga.

5. PKH Digunakan Sesuai Komponen Bantuan

Untuk penerima PKH, dana bantuan harus digunakan sesuai kategori penerima. Bantuan untuk balita diarahkan untuk pemenuhan gizi dan kebutuhan kesehatan, bantuan pendidikan untuk anak sekolah harus dimanfaatkan membeli perlengkapan belajar, sementara bantuan untuk lansia dan penyandang disabilitas digunakan untuk kebutuhan dasar sehari-hari.

6. Penyalahgunaan Dana Bisa Berakibat Sanksi

Pemerintah memperingatkan bahwa sistem pengawasan digital kini dapat melacak penyalahgunaan dana bansos.

KPM yang kedapatan menggunakan bantuan untuk game online terlarang akan langsung dihapus dari daftar penerima bantuan berikutnya.

Kebijakan ini diberlakukan agar dana publik tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang merugikan.

7. Penyaluran BLT Kesra Lewat Kantor Pos Masih Berlangsung

Selain melalui bank, penyaluran BLT Kesra Rp900.000 juga terus dilakukan melalui Kantor Pos.

Banyak KPM sudah menerima surat undangan pengambilan dana, sementara sebagian lainnya masih menunggu giliran karena proses penyaluran dilakukan bertahap.

Bantuan ini diberikan untuk mendukung kebutuhan akhir tahun dan menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

8. Bantuan Tambahan Beras dan Minyak Goreng Juga Disalurkan

Pemerintah menambahkan bantuan pangan bagi KPM BPNT berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

Penyaluran tambahan ini sudah berlangsung di sejumlah daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat menjelang akhir tahun.

9. KPM Diminta Rutin Mengecek KKS dan Status di SIKS NG

Bagi KPM yang belum menerima bantuan, pemerintah meminta agar tetap tenang. Proses pencairan susulan masih berjalan hingga akhir November.

Penerima disarankan untuk rutin memeriksa saldo KKS Merah Putih atau menanyakan langsung ke pendamping sosial dan ketua kelompok.

Jika status di aplikasi SIKS NG sudah “SI” (Standing Instruction), maka dana bantuan akan segera masuk ke rekening.

10. Penyaluran Sudah Capai 90 Persen dan Ditarget Rampung November 2025

Hingga pertengahan November 2025, penyaluran bantuan PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900.000 telah mencapai sekitar 90 persen.

Pemerintah menargetkan seluruh pencairan selesai sebelum akhir bulan agar tidak ada KPM yang tertinggal.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh