RADAR BOGOR - Penyaluran berbagai program bantuan sosial atau bansos kembali dilanjutkan menjelang akhir November 2025.
Melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Badan Pangan Nasional, pemerintah terus mengalokasikan bantuan pangan dan bantuan tunai untuk keluarga penerima manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.
Simak beberapa informasi terbaru mengenai pencairan bansos hari ini, dilansir dari YouTube Diary Bansos.
Penyaluran Bantuan Pangan: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter masih berlangsung di berbagai daerah. Penyaluran dilakukan oleh Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Bulog.
Setiap daerah memiliki jadwal penyaluran berbeda, sehingga KPM yang belum menerima bantuan diminta menunggu sesuai jadwal wilayah masing-masing.
Ketentuan Penting bagi Penerima Bantuan Pangan
Beberapa aturan yang perlu diperhatikan:
• Penerima yang sudah mendapatkan undangan wajib mengambil bantuan sesuai jadwal.
• Jika tidak hadir selama 5 hari berturut-turut tanpa keterangan, desa berhak mengalihkan bantuan kepada warga lain yang dianggap lebih layak.
• Pengalihan dilakukan melalui berita acara resmi.
• Warga yang merasa namanya tercantum dalam data tetapi belum menerima undangan dapat menghubungi pihak desa untuk pengecekan ulang data Bulog/Bapanas.
Bantuan pangan menyasar 18,27 juta KPM, baik penerima BPNT murni maupun BPNT + PKH.
Namun bantuan dapat dialihkan kepada warga yang belum pernah menerima bantuan sosial jika dinilai lebih layak oleh desa.
Bantuan Tunai Rp900.000 (BLT Kesra) Mulai Cair
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp900.000 untuk alokasi Oktober, November, dan Desember melalui program BLT Kesra.
Rincian Penerima BLT Kesra
Total sasaran lebih dari 35 juta penerima:
• 18 juta lebih penerima yang sudah memiliki KKS (rekening bantuan Kemensos).
• 17 juta lebih penerima baru desil 1-4 yang belum memiliki KKS, sehingga pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Daerah yang Menerima BLT Kesra 24 November 2025
Di wilayah Banyuwangi, beberapa kecamatan tercatat menerima jadwal pencairan BLT Kesra tanggal 24 November 2025, antara lain:
- Blimbingsari
- Rogojampi
- Tegalsari
- Kalibaru
- Kabat
- Licin
- Glagah
- Kaliburo
Lebih dari 10.000 KPM di daerah tersebut telah menerima bantuan secara tunai melalui PT Pos Indonesia.
Banyak daerah lain di Indonesia juga melaksanakan jadwal penyaluran pada periode ini sesuai rencana dari PT Pos.
Mekanisme Pencairan BLT Kesra
• Penerima undangan wajib hadir sesuai jadwal.
• Jika berhalangan hadir di titik komunitas, pencairan dapat dilakukan di kantor pos cabang.
• Untuk kondisi tertentu seperti sakit atau lansia, keluarga dapat melapor ke desa atau PT Pos untuk penyaluran door to door.
Status KKS Baru Oktober–November 2025: Belum Terisi Saldo
Banyak KPM yang menerima KKS baru pada Oktober-November 2025 masih belum mendapatkan saldo PKH, BPNT, maupun BLT Kesra.
Hal ini terjadi karena kartu belum diaktivasi oleh bank penyalur, dalam hal ini Bank BNI. Aktivasi massal dilakukan setelah seluruh kartu selesai didistribusikan.
Estimasi Waktu Aktivasi
• Proses aktivasi memerlukan waktu 1-3 hari setelah batas distribusi terpenuhi.
• Saldo diperkirakan mulai masuk akhir November hingga awal Desember 2025.
• Setelah aktif, KKS dapat menerima dana PKH tahap 2-3, BPNT, dan BLT Kesra.
KPM dengan KKS baru disarankan tidak terlalu sering mengecek ATM, terutama jika lokasinya jauh, karena saldo memang belum masuk hingga aktivasi selesai.
Kesimpulan
Akhir November 2025 menjadi periode penting penyaluran beberapa bantuan sosial, mulai dari bantuan pangan hingga BLT Kesra Rp900.000.
Penerima diminta mengikuti jadwal, mematuhi aturan pengambilan, serta memastikan data sesuai di tingkat desa.
Dengan koordinasi antara Kemensos, PT Pos Indonesia, Bulog, dan pemerintah desa, program bantuan diharapkan dapat tersalurkan tepat sasaran kepada warga yang berhak menerimanya.***
Editor : Eli Kustiyawati