RADAR BOGOR – Kebingungan jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos akhirnya terjawab.
Setelah berminggu-minggu menunggu tanpa kepastian, terungkap alasan mengapa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau kini disebut BBNT belum juga cair di KKS Mandiri, BRI, BNI, hingga BSI.
Menurut informasi terbaru di SIKS-NG Dinas Sosial Kabupaten/Kota, ditemukan fakta mencengangkan bahwa SPM (Surat Perintah Membayar) untuk BBNT periode Oktober–Desember 2025 ternyata belum terbit.
SPM Belum Terbit = Dana Tak Bisa Bergerak
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, dijelaskan bahwa SPM merupakan dokumen inti yang harus diterbitkan Kementerian Sosial sebelum bank bisa menyalurkan dana.
Tanpa SPM, semua proses tertahan di level bank meski data KPM sudah siap dan aktif.
Tangkapan layar pengecekan SIKS-NG yang diterima redaksi memperlihatkan status BPNT masih “Belum SPM” di seluruh bank penyalur.
Inilah penyebab KPM dari Sabang hingga Merauke, baik pemegang KKS baru maupun lama, masih nihil pencairan tahap 4.
Apakah Dana Tetap Akan Cair?
Menurut informasi terbaru, selama status bansos masih “aktif” dan tidak tereksklusi, maka BPNT tetap akan cair meski mengalami penundaan.
Namun, bila status berubah menjadi “eksklusi”, maka KPM tidak dapat lagi menerima BPNT meski menunggu berapa lama pun.
Fenomena lain yang turut meresahkan adalah banyaknya KPM yang masuk desil 1–4 tetapi tetap tidak mendapatkan BLT Kesra.
Ada dua penyebab utama, yakni:
Status bansos tereksklusi.
Jika bansos reguler seperti BPNT terhapus, maka BLT Kesra otomatis batal.
Tidak lolos verifikasi dan validasi (verval).
Masuk desil 1–4 tidak otomatis lolos. Petugas kelurahan dan pendamping sosial melakukan verval kelayakan. Bila dinilai “tidak layak”, maka BLT Kesra tidak diberikan.
Bansos yang Masih Terus Cair
Meski BPNT tersendat, beberapa bansos lain tetap berjalan merata, yaitu:
• Bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk desil 1–5
• BLT Kesra Rp900.000 yang dicairkan via kantor pos atau titik komunitas
Laporan dari berbagai daerah menyebutkan pencairan berjalan lancar.
Keterlambatan BPNT bukan disebabkan bank, melainkan administrasi pusat yang belum menerbitkan SPM.
KPM diminta tetap mengecek status di SIKS-NG dan berharap tidak terkena eksklusi.
Bansos lain seperti BLT Kesra dan bantuan beras tetap berjalan hingga minggu terakhir November 2025.***
Editor : Eli Kustiyawati