RADAR BOGOR - Menjelang tutup tahun 2025, pemerintah kembali menyalurkan enam jenis bantuan sosial (bansos) yang dijadwalkan cair pada November.
Program ini difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih.
Pemerintah memastikan bahwa berbagai bantuan ini dapat membantu kebutuhan dasar warga di seluruh Indonesia.
Dalam postingan YouTube tvku PKH, 6 bansos yang cair pada periode ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) tahap akhir.
Selain itu, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), BLT Dana Desa, bantuan tambahan beras dan minyak goreng, bantuan ATENSI untuk anak yatim piatu.
Termasuk, bantuan iuran jaminan kesehatan PBI JK.
Masing-masing program memiliki sasaran penerima dan mekanisme penyaluran yang berbeda.
1. PKH Tahap 4
Program Keluarga Harapan kembali memasuki tahap pencairan keempat pada November hingga Desember 2025.
Baca Juga: Update Bansos 29 November 2025: Sejumlah Daerah Termasuk Bogor Mulai Cair, KKS Ini Salurkan Bantuan
Proses penyaluran dilakukan secara bertahap, mulai dari pemberitahuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM), transfer dana ke rekening, hingga penarikan lewat bank penyalur, ATM, agen bank, atau e-warong.
Besaran bantuan PKH per kategori yaitu:
Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3 juta/tahun)
Baca Juga: Kabar Buruk bagi Sebagian KPM BPNT, Ini Alasan Bansos Ditangguhkan dan Cara Verifikasinya
Untuk anak berusia 0 hingga 6 tahun sebesar Rp750.000 tiap tahap (Rp3 juta setiap tahunnya)
Siswa SD/sederajat: Rp225.000 per tahap (Rp900.000/tahun)
Siswa SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap (Rp1,5 juta/tahun)
Siswa SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap (Rp2 juta/tahun)
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap (Rp2,4 juta/tahun)
Lansia: Rp600.000 per tahap (Rp2,4 juta/tahun)
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap (Rp10,8 juta/tahun)
2. BPNT Tahap 4
BPNT juga memasuki tahap terakhir penyaluran untuk tahun 2025.
Bantuan diberikan mulai Oktober hingga Desember dan mencakup alokasi tiga bulan sekaligus.
Setiap KPM menerima manfaat Rp200.000 per bulan atau total Rp600.000 untuk periode akhir tahun.
Baca Juga: ITB Vinus Bogor Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, Sudah Bisa Kuliah Mulai Rp500 Ribu Tiap Semester
Dana tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan saldo elektronik untuk pembelian bahan pangan di tempat yang ditunjuk pemerintah.
3. BLT Dana Desa
BLT Dana Desa kembali dicairkan pada November 2025 untuk keluarga kurang mampu di wilayah pedesaan.
Setiap penerima memperoleh Rp300.000 per bulan.
Untuk periode Oktober–Desember, total bantuan mencapai Rp900.000.
Pemerintah menargetkan sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat, dengan penyaluran melalui bank-bank Himbara, BSI, dan PT Pos Indonesia setelah proses validasi data selesai.
4. Bantuan Tambahan Beras dan Minyak Goreng
Sebanyak 18,3 juta keluarga akan menerima bantuan tambahan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter pada Oktober dan November 2025.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan ekonomi 2025–2026 untuk menjaga ketahanan pangan.
Penyaluran dilakukan dalam dua tahap:
Oktober 2025: beras 10 kg
November 2025: beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter
5. ATENSI untuk Anak Yatim Piatu
Program ATENSI ditujukan untuk anak yatim piatu yang terdata dalam DTKS maupun pendataan khusus pemerintah daerah.
Bantuan diberikan sebesar Rp200.000 hingga Rp300.000 per anak per bulan, baik dalam bentuk uang tunai maupun barang sesuai kebutuhan.
Program ini dirancang agar anak-anak yang kehilangan orang tua tetap bisa melanjutkan pendidikan dan kehidupan yang layak.
6. PBI Jaminan Kesehatan
Program PBI JK diberikan kepada masyarakat miskin dan rentan agar tetap mendapatkan akses BPJS Kesehatan.
Pemerintah menanggung iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan sehingga penerima tidak perlu khawatir kehilangan perlindungan kesehatan.
Cara Cek Nama Penerima Bansos November 2025
Untuk mengetahui apakah nama masuk daftar penerima bansos, masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi Kemensos:
Buka situs bansos.kemensos.go.id
Isi data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
Masukkan nama sesuai KTP
Masukkan kode verifikasi
Klik “Cari Data”
Hasil pencarian akan menunjukkan status penerimaan bansos. Alternatif lain adalah melalui aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
Tanda-Tanda Bansos Sudah Cair
Indikasi bansos telah cair antara lain:
Status di situs atau aplikasi menunjukkan “YA”
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 4 hingga BLT Kesra Cair Akhir November 2025, Saldo Rp1,5 Juta Masuk Rekening
Ada pemberitahuan dari pendamping sosial atau perangkat desa
Keluar undangan untuk pencairan dari pihak bank penyalur atau PT Pos Indonesia
Dengan penyaluran 6 jenis bansos tersebut, pemerintah berharap masyarakat berpenghasilan rendah dapat lebih terbantu dalam menghadapi akhir tahun. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim