RADAR BOGOR – Paruh akhir November 2025 menjadi periode yang paling ditunggu oleh Keluarga Penerima Manfaat karena penyaluran BPNT Tahap 4 akhirnya mulai menunjukkan pergerakan yang jelas di berbagai wilayah.
Pemerataan pencairan bansos yang sempat tertahan pada beberapa bank kini mulai terlihat lebih stabil, terutama setelah banyak keluarga melaporkan masuknya saldo ke rekening KKS masing-masing.
Situasi ini menandakan bahwa penyaluran sudah memasuki fase percepatan, meskipun tetap berlangsung bertahap sesuai kesiapan sistem di tiap daerah.
Berikut penjelasan lengkap berdasarkan yang dilansir dari kanal Cek Bansos.
1. Pergerakan Pencairan dan Bank yang Mulai Menyalurkan
Perubahan paling terasa muncul dari bank-bank penyalur besar yang kini memperlihatkan aktivitas lebih padat dibanding hari-hari sebelumnya.
Bank BNI dan BRI menjadi dua lembaga yang paling awal menggerakkan pencairan secara masif, terbukti dari meningkatnya laporan saldo masuk sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi.
Di sisi lain, bank seperti Mandiri dan BSI juga mulai menampilkan progres administratif pada sistem, menandakan bahwa daerah-daerah yang berada di bawah mereka sedang mendekati tahap pencairan.
Pergerakan ini memperlihatkan bahwa proses sudah berjalan, hanya waktunya yang berbeda antara satu wilayah dan lainnya.
2. Nominal Bantuan yang Diterima oleh Berbagai Kategori Penerima
Perbedaan jumlah dana yang diterima KPM disebabkan oleh variasi status kepesertaan dan akumulasi tahap yang belum tersalurkan sebelumnya.
Pemegang KKS lama menerima Rp600.000, yang merupakan kalkulasi tiga bulan alokasi BPNT Tahap 4.
Untuk KKS baru yang sebelumnya berpindah dari jalur Kantor Pos, nominal yang masuk umumnya mencapai Rp1.200.000 karena mencakup rapelan dua tahap sekaligus.
Ada pula kelompok yang menerima Rp1.500.000, yaitu mereka yang mendapatkan gabungan PKH dan BPNT akibat perpindahan mekanisme penyaluran.
Perbedaan nilai ini memperjelas bahwa setiap kategori memperoleh dana sesuai skema penetapan masing-masing.
3. Daftar Wilayah yang Sudah Melaporkan Masuknya Saldo
Pemerataan pencairan mulai terlihat di berbagai pulau, menunjukkan bahwa proses tidak lagi terpusat hanya pada satu kawasan.
Dari Sumatera, laporan datang dari Asahan, Labuhanbatu, Kota Medan, Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Dumai, Merangin, Batanghari, Muaro Jambi, Kota Jambi, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Pringsewu, dan Bangka Selatan.
Wilayah Sulawesi mencatatkan aktivitas di Enrekang, Gorontalo (kabupaten dan kota), Bone Bolango, Polewali Mandar, serta Manado.
Kalimantan masuk melalui Katingan, sementara wilayah Jawa meliputi Nganjuk, Bangkalan, Sampang, Lebak, dan Tangerang.
Nusa Tenggara juga mulai bergerak dengan laporan dari Ende dan Manggarai. Sebaran ini menggambarkan bahwa distribusi sudah berjalan di banyak titik dan akan terus berkembang.
4. Imbauan bagi KPM agar Mengikuti Progres Pencairan
Dengan proses yang berjalan secara bertahap, masyarakat dianjurkan untuk mengecek saldo KKS secara berkala mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan.
Tidak semua daerah akan menerima dana pada waktu yang sama, sehingga perbedaan waktu cair adalah hal yang normal.
Selama status kepesertaan masih aktif, penerima tidak perlu cemas atau terburu-buru karena penyaluran akan terus bergerak mengikuti urutan sistem dan kesiapan bank penyalur.
Mengikuti informasi resmi dan memantau KKS secara berkala menjadi langkah terbaik agar tidak melewatkan pencairan yang masuk tiba-tiba.***
Editor : Eli Kustiyawati