RADAR BOGOR - Berbagai jenis bantuan sosial (bansos) triwulan IV digenjot pencairannya sejak awal Desember 2025. Mulai dari PKH, BPNT, BLTS Kesra, hingga paket pangan beras dan minyak kini memasuki fase akhir penyaluran.
Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi penyaluran dengan progres paling cepat. Sejak 8 Desember, pencairan berlangsung masif di seluruh Indonesia.
Data per 9 Desember menunjukkan bahwa realisasi telah mencapai 90 persen, terutama di Jawa, Sumatera, dan wilayah prioritas seperti Papua dan NTT.
Nominal bantuan, yang dihitung berdasarkan kondisi keluarga, berkisar Rp250.000 hingga Rp750.000 untuk 3 bulan. KKS menjadi sarana utama pencairan dan ramai dipadati KPM sejak pagi hari.
Baca Juga: Penyebab Warga Miskin Tidak Dapat Bansos Apa Saja? Ini Penjelasan Lengkap dan Solusinya
Bagi nama-nama yang tidak masuk dalam SP2D terakhir, Kemensos menegaskan bahwa pencairan tidak dapat diproses lagi hingga tahun depan.
BPNT Tahap 4: Progres 85–90 persen tetapi Verifikasi Mandiri Masih Jalan
Bersamaan dengan PKH, BPNT tahap 4 mulai cair untuk 18,3 juta KPM.
Nilai bantuan Rp600.000 untuk tiga bulan dapat dibelanjakan untuk beras, telur, daging, dan kebutuhan pokok lain.
Kendala masih terjadi pada KKS Mandiri yang belum masuk proses pencairan di beberapa daerah.
Namun pemerintah memastikan distribusi harus selesai sebelum 15 Desember. BLT Kesra menjadi bantuan yang paling ramai diperbincangkan karena:
Baca Juga: Siap-Siap, Kuota Penerima BLT Kesra Kemungkinan Diperluas Jelang Tutup Tahun, Kesempatan Emas bagi KPM
• Mencakup 35,04 juta penerima,
• Nominalnya besar (Rp900.000 sekaligus),
• Memasukkan 1,6 juta KPM baru.
Sejauh ini pencairan baru 70 persen dan KPM yang menerima undangan Pos diminta segera mengambil haknya agar tidak hangus.
Pemerintah juga membuka peluang bagi warga yang belum terdaftar melalui usulan pengganti SIKS-NG yang diperkirakan cair akhir Desember atau awal Januari 2026.
Bantuan pangan fisik untuk KPM desil 1–5 kini tengah berlangsung serentak sejak 4 Desember.
Total paket meliputi:
1. 20 kg beras premium
2. 4 liter minyak goreng untuk periode Oktober–Desember.
Daerah seperti Manggarai Barat, Gowa, Bima, dan desa-desa di Jawa melaporkan penyaluran lancar.
Baca Juga: Singgung Pembangunan Zaman Penjajahan Belanda, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Gedung Kokoh, Bangunan Indah, Jalan Kuat
KPM ramai memadati balai desa dan titik Bulog untuk mengambil bantuan, dengan batas pengambilan beberapa daerah hingga 10 Desember.
Pemerintah turut mempercepat pencairan bansos pendidikan dan bansos daerah:
1. PIP (Program Indonesia Pintar) termin Desember sedang divalidasi oleh bank.
2. PKD (Pemenuhan Kebutuhan Dasar) DKI termasuk KAJ, KLJ, dan KPDJ telah menambah lebih dari 56 ribu penerima baru, total kini mencapai 149 ribu KPM.
Dengan memanfaatkan basis data DTSEN, seluruh program diproyeksikan selesai sebelum pertengahan Desember.
Akhir tahun menjadi momentum penting menunjukkan komitmen pemerintah memperkuat perlindungan sosial menuju 2026.