Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Bansos di KKS Desember 2025 Bervariasi, KKS Baru Terima Hingga Rp2,7 Juta

Yosi Alfa Resti • Kamis, 18 Desember 2025 | 11:10 WIB

Para penerima Bansos sedang mendapatkan pengarahan petugas.
Para penerima Bansos sedang mendapatkan pengarahan petugas.

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada Desember 2025 menunjukkan nominal saldo yang beragam.

Perbedaan ini terjadi antara KKS lama dan KKS baru hasil peralihan dari PT Pos Indonesia, serta adanya penerima yang memperoleh lebih dari satu jenis bantuan sekaligus atau dikenal sebagai multi bansos.

Berdasarkan pantauan hingga pertengahan Desember 2025, sebagian besar KPM pemegang KKS lama menerima saldo bantuan sebesar Rp600.000.

Baca Juga: Pencairan BPNT Tahap 4 Merata di Bank Himbara, BNI, BRI, Mandiri dan BSI Terpantau Aktif

Nominal tersebut merupakan alokasi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember 2025.

Dana ini dapat digunakan sesuai ketentuan, baik untuk transaksi pangan maupun ditarik tunai melalui ATM bank penyalur.

Sementara itu, KPM pemegang KKS baru hasil peralihan dari PT Pos dilaporkan menerima saldo bantuan dengan nominal yang lebih besar.

Baca Juga: Pemilik KKS Lama dan Baru Diimbau Segera Cek dan Tarik Saldo Bansos Supaya Tidak Hangus

Dikutip postingan YouTube info bansos, banyak KPM mencatat saldo masuk hingga Rp1.000.000 atau bahkan lebih.

Besarnya saldo ini disebabkan oleh adanya akumulasi beberapa komponen bantuan yang belum sempat diterima sebelumnya, termasuk penebalan sembako serta integrasi bantuan PKH dalam satu kartu KKS.

Penyaluran bansos untuk KKS peralihan Pos memang dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: KPM Peralihan dari PT Pos Indonesia ke KKS Diimbau Rutin Cek Saldo, Jadwal Pencairan Tidak Selalu Diumumkan

Oleh karena itu, dana yang masuk ke rekening KPM tidak selalu berasal dari satu jenis bantuan saja, melainkan gabungan dari beberapa program yang cair dalam waktu berdekatan.

Kondisi ini membuat saldo terlihat lebih besar dibandingkan KKS lama yang pencairannya lebih rutin dan terjadwal.

Baca Juga: Beragam Bansos Mulai Cair, Saldo Masuk ke KKS dan Bantuan Pangan Masih Berlangsung

Selain itu, ditemukan pula laporan KPM dengan kategori multi bansos.

Dalam kasus ini, satu kartu KKS menerima pencairan BPNT sekaligus PKH dalam waktu yang hampir bersamaan.

Total saldo yang diterima bahkan mencapai Rp2.750.000.

Baca Juga: KKS Lama dan Baru Terima Saldo PKH BPNT Tahap 4 Hari Ini, Kemensos Fokus Percepatan Penyaluran dan Target Penurunan Kemiskinan Nasional

Nominal tersebut berasal dari gabungan bantuan BPNT, PKH sesuai komponen keluarga, serta kemungkinan adanya penebalan atau bantuan tambahan lainnya.

Pemerintah menegaskan bahwa perbedaan nominal saldo bukanlah kesalahan sistem, melainkan hasil dari perhitungan bantuan berdasarkan data sosial ekonomi KPM yang tercatat dalam sistem nasional.

KPM yang memiliki komponen PKH, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, atau disabilitas berat, berpotensi menerima bantuan lebih besar dibandingkan KPM BPNT murni.

Baca Juga: Batas Pencairan Bansos 30 Desember 2025, KPM Diminta Segera Tarik Saldo Sebelum Dikembalikan ke Kas Negara

Meski demikian, seluruh KPM, baik pemegang KKS lama maupun KKS baru, diimbau untuk rutin mengecek saldo secara mandiri melalui ATM atau mobile banking.

Pemerintah juga mengingatkan agar bantuan segera dicairkan atau digunakan sebelum batas akhir transaksi yang telah ditetapkan, guna menghindari risiko saldo hangus dan dikembalikan ke kas negara.

Baca Juga: Peluang Pencairan Bansos Lain Masih Terbuka, KPM Berpeluang Terima BPNT Komplementer, PKH Validasi hingga BLT Kesra

Dengan pencairan bansos yang masih berlangsung hingga akhir Desember 2025, KPM diharapkan lebih aktif memantau informasi resmi dan memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan keluarga.***

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bpnt #kpm #bansos #kks #pkh #pt pos indonesia