RADARBOGOR - Menjelang tutup tahun anggaran 2025, Pemerintah melalui Kementerian Sosial melakukan percepatan besar-besaran untuk menyalurkan sedikitnya sembilan jenis bantuan sosial.
KPM (Keluarga Penerima Manfaat) kini sedang dibanjiri pencairan dana, terutama bagi mereka yang mengalami peralihan sistem penyaluran dari Kantor Pos ke kartu KKS Merah Putih.
Namun, waktu sangat terbatas. Dana yang tidak ditransaksikan hingga 30 Desember 2025 akan otomatis diblokir dan dikembalikan ke Kas Negara.
Daftar Lengkap 9 Bansos Akhir Tahun 2025
Melansir dari kanal YouTube DIARY BANSOS, berdasarkan data teknis dari sistem SIKS-NG, berikut adalah rincian sembilan bantuan yang sedang mengalir ke rekening penerima:
1. BPNT Tahap 4 (Alokasi Okt-Des): Bantuan Pangan Non-Tunai reguler sebesar Rp600.000 bagi KPM yang masuk periode triwulan terakhir.
2. BPNT Penebalan (Alokasi Jun-Jul): Bantuan tambahan senilai Rp400.000 yang bertujuan untuk memperkuat daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
3. BPNT Tahap 3 (Alokasi Jul-Sep): Senilai Rp600.000. Mayoritas penerima adalah KPM peralihan baru dari Kantor Pos yang bantuannya sempat tertunda.
4. BPNT Tahap 2 (Alokasi Apr-Jun): Senilai Rp600.000. Sama seperti tahap 3, ini merupakan dana rapel bagi warga yang baru menerima kartu KKS tahun ini.
5. BLT Kesra Khusus (Okt-Des): Bantuan Tunai Langsung senilai Rp900.000. Perlu diingat, bantuan ini bersifat sementara dan hanya cair satu kali di tahun ini.
6. PKH Tahap 4 (Reguler): Bantuan Program Keluarga Harapan periode akhir tahun dengan nominal bervariasi tergantung komponen (Anak Sekolah, Lansia, atau Ibu Hamil).
7. PKH Tahap 3 (Peralihan): Dana rapel PKH bagi KPM baru yang disalurkan serentak untuk mengejar target penyerapan anggaran tahunan.
8. PKH Tahap 2 (Peralihan): Pencairan susulan bagi KPM yang datanya baru berhasil divalidasi oleh sistem setelah transisi dari Kantor Pos.
9. Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI): Penyaluran Gelombang 5 senilai Rp600.000 (alokasi 3 bulan) yang dicarikan khusus melalui Bank Mandiri.
Peringatan Penting: Mengapa Saldo Bisa Nol?
Meski ada 9 bantuan yang cair, tidak semua KPM menerima kesembilan poin di atas. Banyak KPM yang mengeluh saldo tetap nol karena status Exclude di sistem
SIKS-NG. Hal ini disebabkan oleh:
- Audit PPATK: NIK yang terdeteksi melakukan transaksi game online terlarang akan otomatis diblokir.
- Data Tidak Sinkron: Data anak sekolah tidak terbaca di Dapodik sehingga komponen PKH hilang.
- Graduasi Alamiah: KPM dianggap sudah mampu secara ekonomi atau memiliki penghasilan di atas UMR.
Panduan Pencairan Sebelum Deadline
- KKS Merah Putih: Segera cek saldo di ATM Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI).
- Batas Waktu: Segera lakukan transaksi (penarikan atau belanja) paling lambat 30 Desember 2025.
- Konsultasi: Jika bantuan belum masuk, segera hubungi Pendamping Sosial atau Operator SIKS-NG di kantor desa untuk memastikan status kepesertaan Anda.***
Editor : Alpin.