RADAR BOGOR - Memasuki hari Rabu, 7 Januari 2026, kabar mengenai penyaluran bantuan sosial atau bansos mulai memanas.
Terdapat konfirmasi pencairan dua bansos pendidikan, sinyal kuat dimulainya pencairan susulan PKH dan BPNT Tahap 4 tahun, serta pengumuman resmi perpanjangan lima bantuan sosial tambahan di tahun 2026.
Dilansir dari kanal Youtube Klik Bansos, dua program bansos pendidikan terpantau sudah mulai masuk ke rekening KPM di awal Januari 2026:
Baca Juga: Informasi Bansos 7 Januari 2026: BPNT Tahap 4 Susulan Cair di Bank Ini, KPM Wajib Pegang KKS Sendiri
1. Program Indonesia Pintar (PIP) Anggaran 2025
Target: Anak usia sekolah (SD hingga SMA/sederajat) yang namanya masuk dalam nominasi penerima PIP tahun anggaran 2025 dan sudah melakukan aktivasi rekening.
Bank Penyalur: Pencairan sudah dimulai melalui Bank BRI (khusus jenjang SD dan SMP).
Nominal: Bervariasi, mulai dari Rp450.000 hingga Rp1.800.000.
Batas Aktivasi: KPM diimbau segera melakukan aktivasi rekening paling lambat 31 Januari 2026.
Baca Juga: BPNT Tahap Susulan Belum Cair pada Januari 2026, Penebalan Bansos Beras Berlanjut untuk KPM
Lewat dari tanggal tersebut, dana akan dikembalikan ke kas negara. KPM bisa mengecek status nominasi di laman resmi pip.kemdikdasmen.go.id.
2. KJP Plus (PPR) DKI Jakarta
Target: KPM di wilayah DKI Jakarta yang memiliki anak sekolah.
Jadwal: Pencairan sudah dimulai sejak 5 Januari 2026 melalui Bank DKI.
Tindakan KPM Jakarta: Segera cek saldo KJP Plus anak di Bank DKI secara berkala.
Baca Juga: Alhamdulillah Cair, KPM Cek KKS dan Bank DKI Sekarang, Bantuan PIP dan KJP Plus Mulai Disalurkan
Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Bank Penyalur, munculnya struk dan notifikasi di media sosial memberikan sinyal kuat bahwa pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 susulan sudah dimulai.
Bukti di Media Sosial: Terdapat postingan yang menunjukkan notifikasi saldo masuk untuk PKH susulan dari Bank BNI (sebesar Rp750.000) dan BPNT susulan dari BSI Mobile (sebesar Rp600.000) di wilayah Aceh.
Perubahan Status SIKS-NG: Perubahan status di SIKS-NG dari SPM atau Berhasil Cek Rekening menjadi SI (Standing Instruction) mengindikasikan, proses transfer dana oleh Bank Penyalur sedang berjalan.
Imbauan: KPM yang merasa dana PKH atau BPNT Tahap 4-nya belum cair, diharapkan untuk tetap bersabar.
Disarankan untuk cek saldo secara berkala untuk memastikan dana sudah masuk dan segera dicairkan.
Berdasarkan hasil rapat kerja dengan Komisi 8 DPR RI, Kementerian Sosial mengonfirmasi perpanjangan lima bantuan sosial tambahan selain PKH dan BPNT di tahun 2026:
1. Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP): Bantuan pendidikan untuk siswa sekolah.
2. Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI): Bantuan untuk anak yatim piatu.
3. Bantuan Permata Nusantara (Permata Nus): Bantuan untuk KPM lansia tunggal dan disabilitas tunggal.
4. Bantuan Pangan Beras 10 Kg/Bulan: Diteruskan selama 4 bulan (Januari, Februari, Maret, April 2026) untuk 18,27 juta KPM.
5. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa: Bansos tunai sebesar Rp300.000 per bulan, disalurkan melalui Dana Desa.***