RADAR BOGOR - Pemerintah menetapkan tenggat waktu krusial pada 15 Januari 2026, terkait verifikasi bagi seluruh KPM bansos Program Keluarga Harapan (PKH).
Melansir YouTube Diary Bansos, jika kewajiban komponen tidak terpenuhi hingga tanggal tersebut, ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terancam mengalami penangguhan bansos PKH pada periode pencairan mendatang.
Selain masalah verifikasi KPM bansos PKH, banyak warga mengeluhkan saldo BPNT Tahap 4 tahun 2025 yang hingga kini belum masuk ke rekening KKS.
Berikut adalah rangkuman detail mengenai nasib bantuan Anda dan langkah antisipasi agar dana tidak hangus.
Mengutip dari YouTube Diary Bansos, para pendamping sosial di seluruh Indonesia saat ini sedang berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan verifikasi komitmen komponen PKH.
Jika data absensi sekolah anak, pemeriksaan kesehatan ibu hamil/balita, atau kehadiran lansia tidak terinput di sistem hingga 15 Januari 2026, bantuan Anda akan ditangguhkan. Segera pastikan buku KIA atau surat keterangan aktif sekolah sudah dilaporkan kepada pendamping sosial masing-masing untuk di-upload ke aplikasi SIKS-NG.
Banyak KPM yang bertanya-tanya mengapa bantuan periode Oktober-Desember 2025 belum kunjung cair. Berdasarkan pantauan terbaru pada sistem SIKS-NG per 13 Januari 2026, status bantuan mayoritas masih berada pada posisi Berhasil Cek Rekening.
Status ini menandakan rekening Anda valid dan tidak ada kendala perbankan. Kolom nominal bantuan saat ini terpantau masih kosong atau strip.
Dana baru akan masuk ke kartu KKS setelah status berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar) dan akhirnya SI (Standing Instruction). KPM diminta bersabar dan melakukan pengecekan berkala melalui mobile banking.
Pemerintah mengeluarkan peringatan keras bagi KPM yang sudah menerima saldo namun tidak segera mencairkannya. Berdasarkan evaluasi akhir tahun lalu, banyak bantuan PKH dan BPNT yang akhirnya ditarik kembali ke kas negara karena tidak diambil melewati batas 31 Desember.
KPM bisa memanfaatkan fitur notifikasi SMS atau m-banking untuk mengetahui secara real-time kapan dana bantuan masuk agar tidak terlambat melakukan penarikan.
Meski BPNT masih dalam proses transisi status, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) terpantau sudah cair merata di minggu kedua Januari ini. Bantuan ini ditujukan bagi siswa jenjang SD, SMP, dan SMA yang sudah masuk SK Nominasi dan telah melakukan aktivasi rekening Simpel sebelumnya.
Dua hari ke depan adalah masa krusial bagi penerima PKH. Pastikan seluruh kewajiban komitmen sudah terverifikasi agar status kepesertaan Anda tetap aktif di tahun 2026. Sementara itu, bagi penerima BPNT, tetap pantau status SIKS-NG melalui pendamping desa secara rutin.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga