Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Satu NIK KTP Bisa Cairkan 5 Bansos Sekaligus di 2026, Ini Daftar Lengkap dan Jadwal Pencairannya

Khairunnisa RB • Rabu, 14 Januari 2026 | 21:36 WIB
Ilustrasi. KPM bansos mengambil dana bantuan.
Ilustrasi. KPM bansos mengambil dana bantuan.

RADAR BOGOR - Melalui integrasi data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP, satu keluarga kini berpeluang menerima hingga lima jenis bantuan sosial (bansos) sekaligus sebagai KPM.

Kebijakan NIK penerima bansos atau KPM ini dinilai menjadi langkah besar dalam menciptakan penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan efisien.

Sinkronisasi data NIK KTP melalui Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN) membuat proses verifikasi KPM bansos tidak lagi terfragmentasi.

Artinya, warga yang telah terdaftar dan memenuhi kriteria tidak perlu lagi mendaftar berkali-kali untuk jenis bantuan yang berbeda. Cukup dengan satu NIK yang valid, berbagai bantuan bisa diterima secara bersamaan.

Program Keluarga Harapan (PKH) masih menjadi bantuan utama yang menyasar keluarga miskin dengan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, besaran bantuan PKH bervariasi tergantung komposisi anggota keluarga. Ibu hamil dan balita berhak menerima bantuan hingga Rp3 juta per tahun, anak SD memperoleh Rp900 ribu, anak SMP Rp1,5 juta, anak SMA/SMK Rp2 juta, serta lansia dan penyandang disabilitas berat hingga Rp2,4 juta per tahun.

Jika digabungkan, satu keluarga bisa menerima total bantuan Rp3 juta hingga Rp10 juta per tahun. PKH disalurkan dalam empat tahap setiap tahun, yakni Januari–Maret, April–Juni, Juli–September, dan Oktober–Desember melalui bank Himbara atau Kantor Pos.

BPNT dan PIP Lengkapi Kebutuhan Pangan dan Pendidikan

Selain PKH, keluarga penerima manfaat juga berhak mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako senilai Rp200 ribu per bulan.

Umumnya bantuan ini dicairkan per tiga bulan dengan total Rp600 ribu per tahap, digunakan untuk membeli bahan pangan bergizi. Di sektor pendidikan, pemerintah menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak sekolah dari keluarga kurang mampu.

Nominal bantuan mencapai Rp450 ribu untuk SD, Rp750 ribu untuk SMP, dan Rp1 juta per tahun untuk SMA/SMK, yang disalurkan langsung ke rekening siswa atau melalui sekolah.

PBI JKN, Bansos Paling Istimewa

Berbeda dengan bansos lainnya, Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) tidak berbentuk uang tunai. Pemerintah membayarkan iuran BPJS Kesehatan secara penuh setiap bulan, sehingga peserta bisa mengakses layanan kesehatan kapan saja tanpa menunggu jadwal pencairan.

Cukup membawa KTP ke fasilitas kesehatan, layanan kesehatan langsung aktif selama status kepesertaan masih berlaku. Bantuan ini dinilai sangat krusial, terutama bagi keluarga dengan anggota lansia atau penderita penyakit kronis.

Bantuan Tambahan Bersifat Kondisional

Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur di Bogor Selatan Dikebut, Off-Ramp Ciawi 2 Segera Digarap

Jenis bantuan kelima berupa BLT kesejahteraan atau bantuan beras 10 kg. Bantuan ini bersifat insidental dan biasanya diberikan saat kondisi ekonomi memburuk atau terjadi kenaikan harga pangan.

Nilainya berkisar Rp300 ribu hingga Rp900 ribu sekali cair. Dengan sistem NIK terintegrasi, total nilai bantuan yang diterima keluarga bisa mencapai jutaan rupiah per tahun.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memastikan data kependudukannya valid dan terdaftar di DTSN melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#ktp #kpm #bansos #nik