RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 tengah dipersiapkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Menariknya, pencairan kali ini diprediksi akan dibarengi dengan dua bonus tambahan yang sangat membantu kebutuhan rumah tangga menjelang bulan puasa dan Lebaran.
Dilansir dari Youtube Gania Vlog penyaluran bansos untuk alokasi bulan Januari, Februari, dan Maret 2026 diperkirakan akan mulai cair pada bulan Februari (menjelang Ramadhan) hingga Maret (menjelang Idul Fitri).
Kabar baiknya, status di sistem SIKS-NG (sistem pantauan bansos pusat) sudah menunjukkan perubahan periode salur ke tahun 2026.
Ini artinya, pemerintah pusat sudah dalam tahap persiapan teknis untuk mentransfer dana ke rekening KKS Anda masing-masing.
Dua Bonus Tambahan yang Bisa Cair Sekaligus
Selain bantuan pokok, ada dua bantuan tambahan yang berpotensi masuk ke saldo atau rekening KPM kategori tertentu:
- Bonus BPNT Sembako (Rp600.000)
Banyak KPM PKH yang juga divalidasi oleh sistem sebagai penerima BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai).
Jika Anda masuk kategori ini, Anda akan menerima uang tunai sebesar Rp600.000 (hasil rapel 3 bulan) yang cair bersamaan dengan uang PKH Anda.
- Bonus Program Indonesia Pintar (PIP)
Bagi keluarga penerima PKH atau BPNT yang memiliki anak sekolah usia 6-21 tahun, ada peluang besar mendapatkan dana PIP. Dana ini diberikan setahun sekali dengan rincian:
- Anak SD: Rp450.000 per tahun
- Anak SMP: Rp750.000 per tahun
- Anak SMA/SMK: Rp1.000.000 per tahun. (Catatan: Untuk siswa baru atau kelas akhir, nominalnya adalah setengah dari jumlah di atas).
Apa Saja Syaratnya Agar Cair Lancar?
Agar semua bantuan tersebut bisa cair tanpa hambatan, pastikan hal-hal berikut terpenuhi:
- Data Sinkron: Data NIK di KTP harus sesuai dengan data di DTKS.
- Data Dapodik: Khusus untuk bantuan PIP, data anak sekolah harus aktif dan terdaftar di Dapodik sekolah masing-masing.
- Status Aktif: Pastikan kepesertaan Anda masih dinyatakan layak dan aktif sebagai penerima manfaat oleh pemerintah.
Gunakan dana bantuan ini dengan bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok pangan bergizi dan keperluan sekolah anak-anak tercinta.***
Editor : Eka Rahmawati