RADAR BOGOR - Bantuan sosial (bansos) awal tahun 2026 mulai menjadi perhatian banyak KPM karena adanya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1 yang disertai bantuan beras dengan total cukup besar.
Skema bansos BPNT ini menyasar KPM dengan tingkat kesejahteraan rendah hingga rentan, berdasarkan pemeringkatan data sosial yang telah ditetapkan.
Jika nama Anda masih berada dalam KPM prioritas, peluang menerima bansos BPNT ini terbuka lebar.
1. BPNT Tahap 1 Periode Januari-Maret 2026
BPNT tahap pertama tahun 2026 disalurkan untuk tiga bulan sekaligus, mencakup Januari, Februari, dan Maret. Total bantuan yang diterima Keluarga Penerima Manfaat mencapai Rp600.000, yang berasal dari alokasi Rp200.000 per bulan.
Dana tersebut disalurkan secara non-tunai melalui bank-bank penyalur nasional, sehingga dapat langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan pokok sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Kriteria Keluarga yang Berpeluang Menerima BPNT
Penerima BPNT diprioritaskan bagi keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dan berada pada kelompok Desil 1 hingga Desil 5. Kelompok ini mencerminkan kondisi ekonomi paling rendah hingga rentan.
Keluarga yang sebelumnya sudah menerima BPNT juga masih memiliki peluang besar mendapatkan bantuan lanjutan, selama status kesejahteraannya belum berpindah ke kelompok Desil 6 ke atas.
3. Bantuan Beras Total 40 Kilogram untuk KPM
Dilansir dari kanal Yoga Faradika, selain bantuan tunai BPNT, terdapat bantuan beras dengan total alokasi 40 kilogram per keluarga. Penyaluran dilakukan dalam empat tahap, masing-masing 10 kilogram per bulan.
Bantuan ini dirancang untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga dan membantu meringankan pengeluaran kebutuhan pokok, terutama pada periode awal tahun.
4. Sasaran dan Waktu Penyaluran Bantuan Beras
Bantuan beras ini menyasar sekitar 18,3 juta keluarga di seluruh Indonesia. Meskipun jadwal detailnya tidak dijabarkan secara rinci, penyaluran diperkirakan diprioritaskan menjelang bulan Ramadan agar ketersediaan dan stabilitas pangan tetap terjaga.
Penerima bantuan beras umumnya berasal dari kelompok yang sama dengan penerima BPNT, sehingga banyak keluarga berpotensi menerima keduanya sekaligus.
5. Cara Mengecek Nama Penerima BPNT dan Bantuan Beras
Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima melalui beberapa jalur yang tersedia. Pertama, mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk meminta bantuan operator SIKS-NG guna melihat posisi desil keluarga.
Kedua, memanfaatkan aplikasi Cek Bansos untuk pengecekan mandiri secara digital. Ketiga, menanyakan langsung kepada pendamping sosial yang bertugas di wilayah masing-masing agar memperoleh informasi yang lebih jelas dan terkini.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga