RADAR BOGOR – Harapan jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk pencairan bantuan sosial (bansos) di awal tahun mulai menemui titik terang.
Per hari ini, Minggu (25/1/2026), sistem internal SIKS NG resmi menunjukkan status terbaru Verifikasi Rekening untuk bantuan BPNT triwulan pertama, sebuah tahapan krusial sebelum dana sebesar Rp600.000 ditransfer ke rekening bank Himbara masing-masing penerima.
Perubahan status sistem ini menjadi bukti valid bahwa Kementerian Sosial sedang melakukan sinkronisasi data secara besar-besaran agar bantuan reguler tahap 1 tahun 2026 cair tepat waktu pada Februari mendatang.
Memahami Status Verifikasi Rekening di SIKS-NG
Bagi KPM yang bertanya-tanya mengapa bantuan belum cair meski sudah akhir Januari, jawabannya terletak pada proses teknis di sistem SIKS-NG.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, saat ini perbankan (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) sedang melakukan pencocokan data sebagai berikut:
- Validasi data: Nama KPM di bank dicocokkan dengan NIK di Dukcapil dan DTKS.
- Keamanan dana: Proses ini menjamin bantuan tidak terhambat akibat rekening pasif atau data ganda.
- Tahapan selanjutnya: Setelah verifikasi selesai, sistem akan beralih ke status succeed (berhasil cek rekening), lalu dilanjutkan dengan penerbitan SPM dan SP2D.
Belakangan ini, banyak KPM yang panik melihat status Tidak di aplikasi publik. Namun, data pada sistem internal menunjukkan kondisi yang berbeda, antara lain:
- Pembaruan bertahap: Aplikasi Cek Bansos versi publik sering kali mengalami keterlambatan pembaruan (delay) dibandingkan sistem SIKS-NG milik pendamping sosial.
- Bukan berarti putus: Selama nama tidak masuk dalam daftar exclude di sistem pusat, KPM tetap terdaftar sebagai penerima sah.
- Solusi cek mandiri: KPM disarankan tetap memantau angka desil. Jika masih berada di desil rendah (1–5), status Tidak tersebut biasanya hanya masalah sinkronisasi tampilan aplikasi dan akan berubah saat dana cair.
PKH per Komponen dan BPNT Rp600 Ribu
Penyaluran triwulan pertama (Januari, Februari, dan Maret) akan membawa dana dengan rincian sebagai berikut:
- BPNT (Bantuan Pangan): Cair sekaligus Rp600.000 (akumulasi tiga bulan).
- PKH kesehatan: Ibu hamil dan balita disiapkan saldo hingga Rp750.000.
- PKH pendidikan: Pelajar SD hingga SMA menerima bantuan sesuai jenjang pendidikan yang telah terdata aktif di Dapodik.
Sesuai arahan Kementerian Sosial, jadwal distribusi bantuan sosial tahun ini dipastikan mulai bergulir pada Februari.
KPM diimbau untuk tidak memberikan kartu KKS kepada pihak lain serta rutin melakukan pengecekan saldo secara mandiri melalui ATM atau layanan mobile banking setelah status SI (standing instruction) muncul di sistem.***
Editor : Eli Kustiyawati