RADAR BOGOR – Dinamika penyaluran bantuan sosial (bansos) di awal tahun 2026 memasuki babak baru yang krusial.
Per hari Rabu (28/1/2026), aplikasi SIKS-NG menunjukkan pergerakan data besar-besaran yang membawa angin segar bagi calon penerima baru, namun menjadi kabar pahit bagi ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lama.
Kementerian Sosial memulai proses pembukaan rekening kolektif (burekol) bagi wajah-wajah baru di basis data mereka, sekaligus menutup pintu bagi KPM yang masuk dalam kategori desil tertentu.
Ledakan KPM Baru
Kabar paling menggembirakan datang bagi warga yang selama ini masuk dalam daftar tunggu.
Mengutip dari kanal YouTube CEK BANSOS, berdasarkan pantauan pada menu View DTKS di sistem SIKS-NG, terlihat peningkatan jumlah burekol (buka rekening kolektif) secara signifikan.
Artinya, warga yang berada di Desil 1 hingga Desil 4, termasuk mereka yang sebelumnya hanya menerima BLT Kesra 2025 atau yang mengusulkan mandiri melalui aplikasi, kini terjaring sebagai penerima bantuan reguler PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026.
Nama-nama baru ini tengah diproses untuk mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dalam waktu dekat.
KPM Desil 5 Dihentikan
Sisi lain dari pembaruan data ini adalah langkah tegas Kemensos dalam melakukan graduasi paksa.
KPM yang setelah diverifikasi ulang masuk ke dalam Desil 5 dipastikan tidak akan menerima pencairan bantuan reguler lagi mulai periode Januari–Maret 2026.
Keputusan ini diambil sebagai strategi estafet bantuan agar anggaran negara dapat menyentuh masyarakat yang berada di lapisan ekonomi terbawah (Desil 1–4) yang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali.
Mengapa Status BPNT Kembali ke Verifikasi Rekening?
Masyarakat sempat melihat beberapa bank penyalur telah menyelesaikan tahap verifikasi.
Namun, per hari ini, status di Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI terpantau kembali ke tahap verifikasi rekening.
Jangan panik. Pergerakan mundur ini bukan berarti pembatalan, melainkan proses sinkronisasi data.
Hal ini terjadi karena masuknya ribuan data KPM baru ke dalam sistem, sehingga bank harus melakukan validasi ulang secara menyeluruh sebelum menerbitkan status SPM (Surat Perintah Membayar).
Hingga saat ini, status penyaluran PKH maupun BPNT masih tertahan di tahap verifikasi. Berikut alur yang wajib dipantau oleh KPM:
• Verifikasi Rekening: Sedang berlangsung (sinkronisasi KPM lama dan baru).
• SPM dan SP2D: Diprediksi muncul pada awal Februari.
• SI (Standing Instruction): Instruksi transfer bank (saldo masuk).
KPM diimbau untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengecek ATM sebelum status di SIKS-NG pendamping sosial menunjukkan instruksi SI.***
Editor : Eli Kustiyawati