RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/BBNT) tahap pertama alokasi Januari–Maret 2026 resmi dimulai.
Pengumuman ini selaras dengan pernyataan Wakil Mentri Sosial dalam raker DPR Komisi VIII, pada 3 Februari 2026.
"Tanggal 1 Februari kemarin sudah salur (khusus wilayah Aceh, Sumut, Sumbar)," kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dikutip dari YouTube TVR Parlemen, pada 3 Februari 2026.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, proses pencairan dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur, sehingga keluarga penerima manfaat (KPM) diimbau untuk rutin mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pencairan Awal Dimulai dari Bank BSI
Berdasarkan pemantauan per 5 Februari 2026 kemarin, pencairan PKH dan BPNT telah terkonfirmasi berlangsung melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), khususnya di Provinsi Aceh.
Baik KKS lama maupun KKS baru tercatat sudah menerima bantuan tahap pertama.
Nominal bantuan yang diterima KPM bervariasi sesuai komponen kepesertaan, antara lain:
- BPNT: Rp600.000
- PKH: hingga Rp1.575.000, tergantung kategori penerima (ibu hamil, balita, lansia, disabilitas, atau anak sekolah)
Dana tersebut telah masuk ke rekening dan dapat ditarik langsung oleh KPM.
Status Terbaru di Sistem Informasi (SIKS-NG)
Hasil pembaruan data di SIKS-NG per 5 Februari 2026 menunjukkan perkembangan sebagai berikut:
BPNT/Sembako Tahap I (Jan–Mar 2026):
- Bank Mandiri: SI
- Bank BRI: SI
- Bank BNI: SI
- Bank BSI: SI
Artinya, seluruh bank penyalur untuk BPNT sudah berstatus siap salur dan tinggal menunggu proses pencairan bertahap.
PKH Tahap I (Jan–Mar 2026):
- Bank BNI: SI
- Bank BSI: SI
- Bank Mandiri: SPM
- Bank BRI: SPM
Status SPM menunjukkan proses administrasi masih berjalan dan biasanya akan segera menyusul menjadi SI.
Update BBNT Tahap IV: Masih Dalam Proses
Untuk BPNT tahap keempat yang belum tersalurkan, hasil pengecekan terbaru menunjukkan:
- Sebagian KPM masih berstatus proses cek rekening
- Ada yang sudah SI, namun nominal bantuan belum muncul
- Belum ada kepastian jadwal pencairan resmi
Sementara itu, BPNT tahap pertama justru sudah menunjukkan kesiapan penuh, sehingga diperkirakan tahap I akan dicairkan lebih dulu dibanding tahap IV.
Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi apakah BPNT tahap keempat akan tetap dicairkan atau tidak.
Selama status kepesertaan masih aktif dan KPM berada pada desil 1–4, bantuan tersebut belum dinyatakan hangus.
Imbauan bagi KPM
Keluarga penerima manfaat disarankan untuk:
- Rutin mengecek saldo KKS melalui ATM atau agen bank
- Memantau pembaruan status di SIKS-NG
- Menggunakan bantuan sesuai kebutuhan pokok keluarga
Penyaluran bantuan sosial ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat di awal tahun 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati