RADAR BOGOR - Perkembangan terbaru datang dari Bank BNI yang mulai menyalurkan dana PKH kepada penerima bantuan.
Berdasarkan laporan per tanggal 7 hingga 8 Februari 2026 yang dilansir dari kanal Youtube Cek bansos, saldo bantuan sudah terpantau masuk ke rekening KKS milik sejumlah KPM.
Hal ini menandai bahwa BNI mulai menyusul bank penyalur lain dalam proses pencairan bansos tahap pertama, setelah sebelumnya belum merata di berbagai daerah.
Sementara itu, untuk penyaluran BPNT, Bank Syariah Indonesia tercatat sebagai bank yang lebih awal menyalurkan bantuan.
Bantuan BPNT dengan nominal Rp600.000 telah diterima oleh KPM di beberapa wilayah, dengan Provinsi Aceh menjadi salah satu daerah yang penyalurannya terpantau berjalan lebih cepat.
Bantuan ini difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan pangan pokok sesuai ketentuan program.
Laporan pencairan juga menunjukkan variasi nominal bantuan yang diterima KPM, menyesuaikan dengan komponen dalam kepesertaan PKH.
Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, penerima dengan komponen lanjut usia tercatat menerima bantuan sebesar Rp600.000 melalui Bank BNI. Di wilayah Mampang Prapatan, DKI Jakarta, terdapat KPM yang menerima dana sebesar Rp1.125.000.
Sementara itu, di Kabupaten Sigi, Palu, penerima dengan komponen balita dilaporkan memperoleh bantuan senilai Rp750.000 melalui bank yang sama. Untuk BPNT, bukti penarikan bantuan pangan sebesar Rp600.000 juga tercatat diterima KPM di Aceh melalui BSI.
Selain informasi pencairan, terdapat imbauan penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh penerima bantuan. KPM diminta untuk segera melakukan penarikan atau transaksi setelah dana masuk ke rekening KKS.
Melansir dari kanal Youtube kemensos RI, Kartu KKS tidak diperkenankan digunakan sebagai sarana menabung, karena bantuan sosial harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Begitupun dengan dana bansos harus digunakan sesuai peruntukannya.
Apabila dana bantuan dibiarkan mengendap dan tidak digunakan dalam jangka waktu 30 hari, maka dana tersebut berpotensi ditarik kembali ke kas negara.
Baca Juga: Hari Pers Nasional 2026 : Tema, Maskot, dan Kumpulan Ucapan Inspiratif dan Semangat untuk Jurnalis
Masih melansir dari kanal Cek Bansos, di luar bantuan PKH dan BPNT, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan berupa pangan pokok sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi pada awal tahun 2026. Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter.
Program ini ditujukan bagi keluarga yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan data kemiskinan, dengan total sasaran sekitar 33,2 juta KPM.
Alokasi bantuan pangan tambahan ini direncanakan untuk periode Februari dan Maret 2026.
Baca Juga: Hari Pers Nasional 2026 : Tema, Maskot, dan Kumpulan Ucapan Inspiratif dan Semangat untuk Jurnalis
Penyalurannya dijadwalkan mulai berlangsung pada pertengahan Maret 2026, sehingga KPM diharapkan tetap memantau informasi resmi terkait jadwal dan mekanisme distribusi di wilayah masing-masing.***
Editor : Asep Suhendar