RADAR BOGOR - Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2026.
Pencairan dana dilakukan secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di berbagai bank penyalur, seperti BNI, Mandiri, BRI, dan BSI.
Selain itu, dilansir dari YouTube Diary Bansos, terdapat kabar mengenai rencana penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk puluhan juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada periode Februari hingga Maret 2026.
Informasi ini menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan upaya pemerintah menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan.
Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Masih Bertahap
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, tidak semua KPM menerima dana secara bersamaan. Beberapa penerima sudah mendapatkan saldo di KKS, sementara yang lain masih menunggu proses pencairan berikutnya.
KPM yang belum menerima dana disarankan untuk tetap bersabar dan tidak berprasangka negatif.
Selama status kepesertaan masih aktif, bantuan akan dicairkan sesuai jadwal penyaluran dari bank penyalur.
Sebaliknya, apabila terdapat status seperti gagal cek rekening, exclude, atau tidak memenuhi kriteria, bantuan memang tidak dapat dicairkan.
Untuk memastikan status kepesertaan, KPM dapat menghubungi pendamping sosial atau operator di tingkat desa maupun kelurahan.
Update Saldo KKS di Bank Penyalur per 8 Februari 2026
Berdasarkan pantauan penyaluran bansos, beberapa perkembangan pencairan saldo KKS telah teridentifikasi di sejumlah bank penyalur:
1. Bank BNI
Saldo bantuan PKH mulai masuk ke KKS sejak awal Februari 2026.
Pada 8 Februari 2026, semakin banyak KPM yang menerima saldo PKH dengan nominal bervariasi, seperti Rp450.000 hingga Rp600.000.
Beberapa KPM melaporkan nominal hingga Rp950.000 sesuai komponen bantuan yang diterima (misalnya kategori pendidikan dan anak sekolah).
Untuk BPNT di Bank BNI, pencairan diperkirakan menyusul dalam waktu dekat.
2. Bank BSI
Penyaluran BPNT di beberapa wilayah, termasuk Aceh, sudah mulai dilakukan secara bertahap.
Nominal bantuan BPNT yang terpantau mencapai Rp600.000 untuk tahap pertama.
3. Bank BRI
Bantuan PKH dan BPNT juga mulai dicairkan secara bertahap melalui KKS Bank BRI.
KPM diimbau untuk melakukan pengecekan berkala melalui ATM, agen bank, atau aplikasi perbankan digital.
4. Bank Mandiri
Penyaluran PKH dan BPNT melalui Bank Mandiri juga berjalan bertahap.
KPM yang belum menerima saldo diminta menunggu hingga akhir Februari sebelum melakukan klarifikasi ke pendamping sosial.
Perbedaan Nominal Bantuan PKH
Nominal bantuan PKH yang diterima KPM berbeda-beda, tergantung pada komponen yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Komponen PKH meliputi:
- Ibu hamil atau menyusui
- Anak usia dini (0–6 tahun)
- Anak sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA
- Penyandang disabilitas berat
- Lanjut usia (lansia)
Perbedaan komponen ini menyebabkan nominal bantuan yang diterima setiap keluarga tidak sama.
Oleh karena itu, KPM disarankan untuk mengecek rincian komponen bantuan melalui pendamping sosial.
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Februari–Maret 2026
Selain bansos tunai, terdapat rencana penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk sekitar 33,2 juta KPM pada periode Februari hingga Maret 2026.
Bantuan ini terdiri atas:
- 10 kg beras per bulan selama dua bulan (total 20 kg per keluarga)
- 2 liter minyak goreng per bulan selama dua bulan (total 4 liter per keluarga)
Distribusi bantuan pangan ini dipersiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat serta menekan inflasi pangan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Untuk mendukung program tersebut, disiapkan ratusan ribu ton beras dan puluhan ribu ton minyak goreng agar penyaluran dapat dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran.
Mekanisme Penyaluran Bantuan Pangan
Penyaluran bantuan pangan diperkirakan menggunakan mekanisme yang sama seperti periode sebelumnya, yaitu melalui:
- Distribusi langsung ke desa atau kelurahan
- Penyaluran melalui PT Pos Indonesia
- Pengambilan bantuan di titik distribusi yang telah ditentukan
KPM biasanya akan menerima surat undangan atau pemberitahuan resmi terkait jadwal dan lokasi pengambilan bantuan pangan.
Imbauan bagi KPM yang Belum Menerima Bansos
Bagi KPM yang hingga saat ini belum menerima saldo bansos tahap pertama, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM, agen bank, atau aplikasi perbankan digital.
- Menunggu hingga akhir Februari karena pencairan dilakukan bertahap.
- Menghubungi pendamping sosial atau operator desa untuk memastikan status kepesertaan.
- Memastikan data kependudukan dan rekening KKS masih aktif dan sesuai.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 masih berlangsung secara bertahap di seluruh Indonesia.
Sejumlah KPM telah menerima saldo di KKS melalui Bank BNI, Mandiri, BRI, dan BSI, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses pencairan berikutnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk puluhan juta KPM pada periode Februari hingga Maret 2026.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga pangan serta menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga menjelang bulan puasa dan Idul Fitri.
KPM diimbau untuk terus memantau informasi resmi, melakukan pengecekan saldo secara berkala, serta berkoordinasi dengan pendamping sosial apabila bantuan belum diterima hingga akhir periode penyaluran.***
Editor : Eli Kustiyawati