Laporan Bansos 13 Februari 2026: Aktivitas Penyaluran di 4 Bank Himbara Meningkat, KPM Sambut Paket Stimulus Ramadhan
Mutia Tresna Syabania• Jumat, 13 Februari 2026 | 09:15 WIB
Ilustrasi petugas mencairkan bansos kepada KPM.
RADAR BOGOR - Proses distribusi bantuan sosial (bansos) nasional memasuki fase puncak pada pertengahan Februari 2026.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, seluruh perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni BRI, BNI, Mandiri dan BSI menunjukkan aktivitas transaksi yang sangat masif terkait pencairan PKH dan BPNT Tahap 1.
Kecepatan penyaluran ini merupakan, bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.
Berdasarkan data lapangan dan laporan dari berbagai daerah, bukti penarikan tunai oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai tersebar luas.
Salah satu laporan valid berasal dari agen perbankan di wilayah Nusa Tenggara Barat yang mengonfirmasi adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 untuk alokasi awal tahun.
Seorang pengelola agen bank di daerah Lombok Utara memberikan kesaksian mengenai kelancaran proses ini:
"Bantuan sudah cair dan bisa langsung dicek. Kami melihat transaksi berhasil masuk sejak pagi tadi, menandakan dana BPNT sudah terdistribusi ke rekening KKS secara bertahap namun pasti," katan seorang agen layanan.
Pemerintah memprioritaskan KPM yang berada pada Desil 1 hingga Desil 4 dalam data ekonomi terbaru. Berikut adalah representasi wilayah yang terpantau aktif melakukan pengisian saldo (top-up):
• Bank Mandiri: Fokus pada wilayah Sumatera (seperti Tapanuli Utara, Pasaman, Batubara) dan sebagian Jawa (Cilacap, Ciamis).
Selain bantuan reguler, Sekretariat Kabinet resmi meluncurkan Program Stimulus Ekonomi Triwulan I.
Program ini bertujuan untuk menopang daya beli sekaligus memberikan kemudahan mobilitas masyarakat saat libur Lebaran nanti.
Terdapat tiga pilar utama dalam paket stimulus ini:
• Bantuan Pangan Gratis: KPM akan menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Istimewanya, bantuan ini diberikan secara rapel untuk jatah dua bulan sekaligus, menyasar sekitar 35,04 juta keluarga.
• Kebijakan Work From Anywhere (WFA): Pemerintah menetapkan skema kerja fleksibel pada tanggal 16, 17, dan 27 Maret 2026 agar masyarakat dapat merencanakan mudik lebih awal tanpa mengganggu produktivitas kerja.
Penyaluran bansos yang serentak ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat, dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan kondisi finansial dan stok pangan yang lebih stabil.***