RADAR BOGOR – Informasi mengenai pencairan bansos berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 1 tahun 2026 melalui KKS Bank BNI kembali ramai diperbincangkan pada 14 Februari 2026.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel pada Sabtu, 14 Februari 2026, sejumlah unggahan di media sosial menyebutkan bahwa dana sebesar Rp600.000 telah masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Klaim tersebut memicu banyak penerima bantuan untuk segera melakukan pengecekan saldo, terutama pada siang hari.
Namun, setelah dilakukan penelusuran berdasarkan laporan dan pengecekan langsung di lapangan, muncul sejumlah fakta yang perlu dicermati agar masyarakat tidak salah informasi.
1. Ramainya Klaim Pencairan BPNT Rp600.000 pada 14 Februari 2026
Sejak pagi hari, beredar kabar bahwa BPNT tahap 1 dengan nominal Rp600.000 telah cair melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI.
Informasi ini menyebar luas melalui berbagai unggahan, terutama di Facebook, yang menampilkan bukti transaksi penarikan dengan nominal tersebut tertanggal 14 Februari 2026.
Kondisi ini membuat banyak KPM berharap bantuan sudah bisa dicairkan pada hari itu juga.
Namun, kabar tersebut belum disertai pengumuman resmi dari pihak terkait. Situasi ini menimbulkan kebingungan karena sebagian masyarakat langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa konfirmasi lanjutan.
2. Analisis Foto Struk Penarikan yang Beredar
Salah satu dasar klaim pencairan adalah foto struk penarikan sebesar Rp600.000 dengan tanggal 14 Februari 2026.
Akan tetapi, setelah diamati lebih lanjut, foto yang digunakan dalam berbagai unggahan ternyata identik satu sama lain.
Gambar struk yang sama muncul di beberapa akun berbeda sehingga keasliannya sebagai bukti pencairan terbaru diragukan.
Kondisi ini menimbulkan indikasi bahwa foto tersebut bukan bukti pencairan massal yang terjadi pada hari itu, melainkan dokumen lama atau sekadar contoh transaksi yang kembali dibagikan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai satu foto yang beredar luas tanpa verifikasi tambahan.
3. Hasil Pengecekan Saldo di Berbagai Wilayah
Sejumlah KPM melaporkan telah melakukan pengecekan saldo pada kisaran pukul 12.00 hingga 13.38 WIB.
Dari laporan yang masuk, khususnya di wilayah Jakarta Timur, saldo KKS Bank BNI masih kosong atau hanya menyisakan saldo minimum sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000.
Hal ini menunjukkan bahwa dana BPNT Rp600.000 belum masuk secara merata pada waktu tersebut.
Di wilayah Serang, Banten, memang terdapat laporan adanya penarikan Rp600.000.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, transaksi tersebut diduga merupakan pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk kategori lansia, bukan BPNT tahap 1.
Perbedaan jenis bantuan ini penting untuk diperhatikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan penerima manfaat.***
Editor : Eli Kustiyawati