RADAR BOGOR - Kabar bahagia kembali menyapa para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos pemegang kartu KKS Bank BNI.
Memasuki pertengahan Februari 2026, bantuan sosial BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Rp600.000 terpantau cair secara masif di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan laporan terbaru dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel, banyak warga yang mulai membagikan bukti struk penarikan saldo KKS mereka tepat pada hari ini, Senin, 16 Februari 2026.
Daftar Wilayah yang Sudah Mendapatkan BPNT per Hari Ini
Pencairan kali ini tampaknya mulai merata di berbagai provinsi. Berikut adalah beberapa daerah yang terpantau sudah mulai menerima saldo masuk:
- Jawa Timur: Kabupaten Malang, Trenggalek, dan Surabaya
- Jawa Barat: Banjar, Kuningan, Cirebon Utara, Rawalumbu Bekasi, hingga Cimahi Tengah
- Jawa Tengah: Wilayah Kudus
- Luar Jawa: Sumatera Selatan (terdeteksi melalui notifikasi aplikasi Wonder by BNI) dan wilayah Lubang Buaya, Jakarta
Hebatnya, pencairan ini tidak memandang tahun pembuatan kartu. Baik pemilik KKS terbitan lama tahun 2017, 2020, 2021 hingga KKS baru tahun 2024, banyak yang melaporkan bahwa saldo mereka sudah terisi.
Digitalisasi dan Akurasi Data Bantuan
Pemerintah terus berupaya agar bantuan ini tepat sasaran melalui pemutakhiran data yang lebih modern. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi masyarakat rentan yang terlewatkan dalam sistem.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam sebuah kesempatan menjelaskan pentingnya sistem data terbaru ini.
“Dengan menggunakan DTSEN (yang) kita mutakhirkan, lalu ditambah lagi dengan digitalisasi bansos, ya kita harapkan tidak ada lagi keluarga-keluarga atau individu yang memerlukan perlindungan tapi tidak terdata,” terang Saifullah Yusuf dikutip dari website resmi Kementerian Sosial.
Saran bagi KPM BNI
Jika Anda adalah pemegang kartu KKS BNI dan saldo masih kosong saat dicek, jangan berkecil hati. Proses transfer dari pihak perbankan dilakukan secara bertahap.
Pastikan juga data Anda tetap mutakhir agar bantuan dapat tersalurkan tanpa kendala administratif di periode-periode selanjutnya.***
Editor : Asep Suhendar