RADAR BOGOR - Ada informasi penting bagi warga yang mengandalkan bantuan sosial (bansos) PKH BPNT namun hingga kini saldo KKS masih nol.
Di tengah momentum bulan suci Ramadhan 2026, pemerintah tidak hanya mencairkan bansos PKH BPNT, tetapi juga menyiapkan bonus sembako besar-besaran.
Jika bansos PKH BPNT Anda belum cair sejak akhir tahun lalu, Anda harus segera bergerak menemui petugas operator desa sebelum periode pencairan tahap pertama berakhir di penghujung Maret ini.
Ketepatan data Anda di sistem DTKS menentukan apakah paket beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter akan mampir ke rumah Anda atau justru hangus kembali ke kas negara.
Pemerintah telah mengonfirmasi penyaluran stimulus pangan khusus Ramadan untuk membantu daya beli masyarakat. Berbeda dari bulan biasanya, bantuan kali ini diberikan secara sekaligus untuk jatah dua bulan.
Masyarakat yang berada di kategori Desil 1 hingga 4 (dan berpotensi hingga Desil 5) akan menerima 20 kg beras serta 4 liter minyak goreng.
Bantuan ini merupakan tambahan di luar dana PKH dan BPNT reguler yang saat ini juga sedang dalam proses transfer termin susulan ke rekening masing-masing KPM.
Mengutip dari kanal YouTube Pendamping Sosial, banyak warga mengeluhkan bantuan mereka terhenti di akhir tahun lalu.
Berdasarkan pantauan lapangan, banyak kasus disebabkan oleh status Burekol (Pembukaan Rekening Kolektif) yang belum tuntas atau data yang tersangkut di sistem verifikasi. Segera lakukan beberapa hal berikut ini:
- Datangi Operator SIKS-NG: Temui petugas di kantor desa/kelurahan untuk mengecek status eligible Anda.
- Cek Status Kepesertaan: Pastikan Anda tidak ter-exclude (dikeluarkan) dari daftar penerima karena perubahan kriteria desil terbaru di tahun 2026.
Cara Turunkan Skor Desil Agar Layak Dapat Bantuan
Salah satu penyebab utama bansos tidak cair di tahun 2026 adalah skor desil yang terlalu tinggi (Desil 6-10). Jika Anda merasa ekonomi keluarga masih sulit namun tercatat sebagai warga mampu di sistem, pemerintah memberikan hak sanggah.
Anda diminta segera melakukan Request Pembaharuan Data melalui aplikasi Cek Bansos atau melapor langsung ke petugas dinas sosial dengan membawa bukti pekerjaan terbaru, seperti surat keterangan buruh harian atau nelayan.
Langkah ini sangat menentukan apakah Anda akan kembali masuk ke daftar penerima bantuan reguler maupun stimulus pangan Ramadhan.
Sementara itu, pemerintah lewat kemensos memberikan pesan mengenai penggunaan dana bantuan agar memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga.
“Kepada seluruh penerima manfaat, pergunakanlah bansos dengan bijak, untuk membeli makanan bergizi, kebutuhan sekolah anak, mendukung kesehatan keluarga atau bahkan memulai usaha kecil yang produktif,” himbau Mensos Saifullah Yusuf melalui akun instagram @kemensosri.
Kementerian Sosial menegaskan bahwa pencairan PKH tahap 1 (Januari-Maret) masih terus berjalan hingga akhir bulan ini untuk memenuhi kuota 10 juta KPM PKH dan 18,2 juta KPM BPNT.
Pastikan Anda tetap memantau informasi resmi agar tidak tertinggal jadwal pengambilan bantuan tambahan di titik bagi yang telah ditentukan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga