RADAR BOGOR - Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) selama Ramadhan 2026 guna menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, hingga akhir Februari 2026, lebih dari 85 persen bansos triwulan pertama telah tersalurkan dengan total nilai mencapai lebih dari Rp15 triliun.
Penyaluran ini mencakup dua program utama, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang menjadi tulang punggung perlindungan sosial bagi keluarga prasejahtera.
Berdasarkan data terbaru per 23 Februari 2026, penyaluran PKH telah mencapai 8,9 juta keluarga penerima manfaat dari total target 10 juta keluarga, atau sekitar 89,4 persen.
Total anggaran yang telah disalurkan untuk program ini mencapai lebih dari Rp6 triliun.
Sementara itu, bantuan BPNT telah diterima oleh 16,7 juta keluarga dari target 18,25 juta keluarga, atau sekitar 91,58 persen, dengan nilai penyaluran mencapai lebih dari Rp10 triliun.
Penyaluran bansos dilakukan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BSI, menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pemerintah memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat waktu agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadhan, terutama di tengah potensi kenaikan harga pangan akibat meningkatnya permintaan.
Meski sebagian besar bantuan telah tersalurkan, masih terdapat sekitar 3 juta penerima baru yang saat ini sedang dalam proses administrasi.
Penerima baru tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1 juta merupakan penerima baru PKH dan 2 juta lainnya penerima BPNT.
Sebagian dari mereka masih dalam tahap pembukaan rekening kolektif, distribusi kartu bantuan, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
Proses ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu hingga dua bulan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai prosedur administrasi.
Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran bansos triwulan pertama dapat selesai sebelum akhir Maret 2026.
Dengan demikian, seluruh keluarga penerima manfaat dapat memperoleh bantuan tepat waktu selama periode Ramadhan dan menjelang Idulfitri.
Keberlanjutan penyaluran bansos ini menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat rentan serta mendukung kesejahteraan keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.***
Editor : Eli Kustiyawati