Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cek Saldo BPNT dan PKH Tahap 1 Ramadhan 1447 H via Livin’, BRImo, Wondr, dan BYOND

Fransisca Susanti Wiryawan • Rabu, 25 Februari 2026 | 08:56 WIB

Ilustrasi KPM lakukan pencarian bansos
Ilustrasi KPM lakukan pencarian bansos

RADAR BOGOR – Penerima manfaat dapat mengecek bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Menurut kanal YouTube Diary Bansos, saldo bansos akan segera disalurkan kepada 2 juta KPM bansos BPNT Program Sembako dan 1 juta KPM bansos PKH pada bulan Ramadhan 1447 H.

Saldo bansos, baik BPNT Program Sembako maupun PKH 2026 Tahap 1, dapat dimonitor melalui aplikasi mobile banking Himbara, seperti Livin’ by Mandiri, Wondr by BNI, BRImo, dan BYOND by BSI.

Dengan aplikasi mobile banking, pengecekan saldo bansos menjadi lebih efisien.

Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) juga lebih awet karena tidak digunakan terus-menerus di mesin Automated Teller Machine (ATM).

BPNT Program Sembako 2026 Tahap 1

BPNT Program Sembako bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan KPM yang berada pada Desil 1–4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Bansos dari Kemensos tersebut menyalurkan Rp600 ribu per tahap (triwulan) kepada 18,2 juta KPM.

Seluruh KPM bansos PKH merupakan penerima bansos BPNT Program Sembako. Namun, tidak semua KPM BPNT merupakan penerima PKH.

PKH 2026 Tahap 1

PKH bertujuan untuk meringankan beban 10 juta KPM yang berada pada Desil 1–4 dalam DTSEN.

Selain syarat desil, KPM PKH harus memiliki salah satu komponen PKH, yaitu kesehatan (ibu dan anak usia dini 0–6 tahun), kesejahteraan (lansia dan penyandang disabilitas), pendidikan (murid SD–SMA), dan korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.

Nominal PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:

Komponen kesehatan

Komponen kesejahteraan

Komponen pendidikan

Korban pelanggaran HAM berat

Cek Bansos Kemensos Februari 2026

Instagram Kemensos mengimbau KPM untuk mengecek desil dan status kepesertaan bansos secara mandiri melalui:

Apabila status menunjukkan “ter-exclude (bansos nonaktif)”, KPM dapat mengajukan sanggahan melalui aplikasi.

Jika desil dinilai terlalu tinggi, KPM juga dapat mengajukan penurunan desil. Pendamping sosial akan melakukan survei ground check untuk menilai kelayakan penurunan desil tersebut.

KPM sebaiknya menghubungi pendamping sosial atau operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di desa atau kelurahan setempat.

Aplikasi SIKS-NG memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai proses penyaluran BPNT Program Sembako dan PKH 2026 Tahap 1 dibandingkan aplikasi Cek Bansos.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #Program Sembako #pkh