Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos Cair Besar-besaran, Penyaluran PKH-BPNT Triwulan I, Penambahan KPM Baru hingga Stimulus Pangan Ramadhan

Mutia Tresna Syabania • Rabu, 25 Februari 2026 | 12:36 WIB

Ilustrasi penyaluran bansos ke KPM baru
Ilustrasi penyaluran bansos ke KPM baru

RADAR BOGOR - Memasuki pekan pertama Ramadhan 1447 Hijriah (Februari 2026), Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan Perum Bulog melakukan langkah strategis dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara masif. 

Dilansir dari Youtube Info Bansos, Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga prasejahtera serta memastikan ketersediaan pangan selama bulan suci hingga menjelang Idulfitri.

Berikut adalah rangkuman detail mengenai progres pencairan dan jenis bantuan yang sedang didistribusikan:

1. Realisasi Bansos Reguler (PKH dan BPNT) Triwulan I

Berdasarkan data resmi per 24 Februari 2026, penyaluran bantuan reguler tahap pertama (Januari-Maret) telah mencapai progres yang sangat signifikan, yakni di atas 85% dengan total nilai bantuan melampaui Rp15 triliun.

Program Keluarga Harapan (PKH): Dari target 10 juta keluarga, bantuan telah diterima oleh 8,9 juta keluarga (89,4%) dengan total serapan anggaran Rp6 triliun.

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT): Telah tersalurkan kepada 16,7 juta keluarga (91,58%) dari total target 18,25 juta penerima, dengan nilai mencapai Rp10 triliun.

2. Penanganan 3 Juta Penerima Manfaat Baru

Bagi masyarakat yang belum menerima pencairan, Kemensos mengonfirmasi adanya penambahan 3 juta penerima baru (1 juta PKH dan 2 juta BPNT) yang berasal dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Karena sebagian besar penerima baru ini belum memiliki rekening, proses penyaluran memerlukan waktu tambahan sekitar 1 hingga 2 bulan untuk tahap:

• Burekol: Pembukaan Rekening Kolektif oleh Bank Himbara.

• Distribusi KKS: Penyerahan kartu Kartu Keluarga Sejahtera kepada KPM.

• Opsi PT Pos: Penyaluran alternatif melalui Kantor Pos bagi wilayah tertentu.

3. Stimulus Pangan Ramadhan: Beras dan Minyak Goreng

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog untuk mendistribusikan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 33,2 juta KPM di seluruh Indonesia. 

Bantuan ini bertujuan untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Paket Bantuan: Beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter per bulan.

Mekanisme Rapel: Terdapat kebijakan untuk menyalurkan alokasi Februari dan Maret secara bersamaan, sehingga KPM akan menerima total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

Jadwal: Distribusi masif telah dimulai sejak pekan keempat Februari 2026 dan diprioritaskan selesai sebelum akhir Maret.

4. Stok Pangan Nasional Selama Ramadhan

"Stok beras nasional saat ini mencapai 3,2 juta ton, sementara ketersediaan minyak goreng disiapkan sebanyak 30.000 KL per bulan. Kami mendistribusikan langsung tanpa perantara untuk menjamin efisiensi dan harga yang terkendal," kata narasumber dalam Youtube Info Bansos.

Masyarakat diimbau untuk proaktif memverifikasi data kepesertaan melalui saluran resmi berikut:

• Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id atau unduh aplikasi Cek Bansos untuk memeriksa status PKH dan BPNT menggunakan NIK.

• Informasi terkait titik distribusi pangan dapat dipantau melalui laman bulog.co.id atau menghubungi layanan pusat panggilan di nomor 15280.

Pemerintah menargetkan seluruh sisa bansos triwulan pertama dan bantuan pangan stimulus Ramadhan tuntas tersalurkan sebelum hari raya Idulfitri. 

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan bantuan ini secara bijak untuk pemenuhan kebutuhan pokok primer.***

Editor : Eli Kustiyawati
#stabilitas ekonomi #bantuan sosial #bansos