RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) yang belum pernah mendapatkan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahap 1 2026.
Pemerintah telah menetapkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLTS Kesra yang menerima pencairan melalui PT Pos sebagai daftar penerima bansos PKH BPNT tahap 1 2026.
"Selamat nama-nama KPM PKH dan PBNT Baru yang diambil dari penerima BLT Kesra di tahun 2025 sudah resmi muncul," ujar kanal youtube Cek Bansos.
Daftar KPM Baru telah muncul di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) dan sudah resmi terdaftar sebagai penerima bantuan PKH dan BPNT.
Menurut kanal Cek Bansos, daftar nama dan kuota sudah keluar, proses penerimaan bantuan tersebut juga sudah ditetapkan.
Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerangkan akan ada 1 juta penerima baru bansos PKH dan 2 juta penerima baru untuk BPNT.
Semua penerima PKH dan BPNT diambil dari desil 1 sampai desil 4 yang sudah mendapatkan BLT Kesra di tahun 2025.
Diketahui, prioritas utama yang mendapatkan BLTS Kesra tahun 2025 berada di desil 1 sampai desil 4.
KPM sudah bisa mengecek daftar penerima baru bansos PKH BPNT tahap 1 2026 di SIKS NG melalui operator Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kelurahan desa.
Penerima manfaat juga bisa mengecek melalui Dinas Sosial atau para pendamping PKH, termasuk status pencairan yang saat ini sudah bisa dicek.
Kanal Cek Bansos menampilkan hasil pengecekan KPM yang akan mendapatkan bansos tahap 1 2026 ini.
"Setelah adanya program BLTS Kesra, alhamdulillah KPM ini terjaring namanya karena layak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah," ujar kanal Cek Bansos.
Hal ini karena KPM berada di desil prioritas yaitu desil 1 sampai desil 4 yang merupakan wilayah dampingan kanal Cek Bansos.
Dalam tampilan layar terlihat periode bansos sudah muncul, yakni sembako Januari, Februari, Maret 2026 dan berada pada proses buka rekening kolektif (burekol).
Kemensos mengatakan, membutuhkan sekitar 1 sampai 2 bulan untuk pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Baru bagi KPM.
Editor : Siti Dewi Yanti