RADAR BOGOR - Ada kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) Murni yang sudah menerima pencairan bansos tahap 1 2026.
Menurut kanal youtube Cek Bansos, KPM PKH dan BPNT Murni sebaiknya melakukan pengecekan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kembali.
"Siapa tahu ada saldo masuk kembali berupa saldo masuk untuk bantuan BPNT komplementer atau BPNT validasi atau PKH validasi," ujarnya.
Berdasarkan kabar yang sudah beredar, KPM PKH dan BPNT Murni menerima pencairan sebanyak dua kali.
KPM BPNT Murni dan PKH Murni berkesempatan mendapatkan tambahan bansos untuk pemenuhan kuota PKH validasi dan BPNT validasi.
Cek bansos melakukan pengecekan di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) sebagai bahan referensi dan sumber informasi yang dikeluarkan Kementerian Sosial (Kemensos).
"Proses pencairan dua kali benar adanya, akan tetapi ini diperuntukkan bagi KPM yang mendapatkan validasi by system baik PKH maupun untuk BPNT," lanjut kanal Cek Bansos.
Berdasarkan pengecekan, awalnya PKH Murni di wilayah dampingan Cek Bansos atas nama Ibu Dasima dari tahun 2025 hanya mendapatkan PKH saja.
"Setelah kita melakukan pengecekan, alhamdulillah untuk bantuan sembakonya pun juga di sini sudah muncul," tambah kanal Cek Bansos.
Artinya, secara sistem dan secara validasi, KPM bernama Ibu Dasimah mendapatkan BPNT validasi senilai Rp600.000 bahkan statusnya sudah Standing Instruction (SI).
Saldo yang baru masuk melalui KKS sudah bisa ditarik.
"Inilah yang kita maksud dengan pencairan dobel dan pencairan dua kali," tegas kanal Cek Bansos.
Proses pencairan bansos yang kedua kali ini adalah bentuk validasi by system bagi KPM PKH murni atau BPNT murni.
Sebagai informasi, pemerintah menetapkan rentang waktu tertentu untuk KPM menarik saldo bansos yang sudah masuk KKS.
Jika KPM tidak melakukan penarikan dalam jangka waktu tertentu, saldo bansos bisa hangus dan ditarik kembali oleh negara.
Editor : Siti Dewi Yanti