Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Info Bansos Terbaru: Perluasan KPM PKH dan BPNT 2026, Penyebab KKS Belum Diterima, Pencairan Dana Bantuan

Kholikul Ihsan • Kamis, 26 Februari 2026 | 07:43 WIB

 

Ilustrasi petugas sosial datang ke rumah KPM bansos tahun 2026.
Ilustrasi petugas sosial datang ke rumah KPM bansos tahun 2026.
 
RADAR BOGOR - Para penerima BLT Kesra tahun 2025 kini diimbau untuk segera merapat ke pendamping sosial atau operator desa masing-masing. Pasalnya, Kementerian Sosial RI telah memigrasikan jutaan nama baru dari data BLT Kesra menjadi penerima bantuan reguler PKH dan BPNT yang dijadwalkan mulai didistribusikan pada Maret 2026.
 
Memasuki periode akhir Februari 2026, pihak Kementerian Sosial memberikan kepastian mengenai perluasan kepesertaan bansos reguler. 
 
Tidak tanggung-tanggung, kuota baru dibuka untuk 1 juta penerima PKH dan 2 juta penerima BPNT (Sembako). Penentuan nama ini tidak dilakukan secara acak, melainkan diambil melalui penyaringan ketat pada Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), mengutip dari kanal YouTube Cek Bansos.
 
Baca Juga: Saldo KKS Bertambah Lagi di Awal 2026, Ini Daftar KPM PKH dan BPNT yang Terima Pencairan Bansos Ganda
 
Prioritas diberikan kepada mereka yang selama tahun 2025 hanya mendapatkan bantuan sementara seperti BLT Kesra melalui kantor pos. Dengan masuknya ke program reguler, para KPM kini memiliki jaminan bantuan jangka panjang selama kriteria kemiskinan dan komponen keluarga masih terpenuhi.
 
Mengapa KKS Belum di Tangan?
 
Bagi masyarakat yang namanya sudah muncul di SIKS-NG namun belum menerima kartu, harap bersabar. Saat ini, pemerintah tengah melakukan tahapan Burekol (Buka Rekening Kolektif) dengan pihak perbankan (Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI).
 
Baca Juga: KPM Bansos PKH dan BPNT Wajib Tahu, Gabung Koperasi Desa Merah Putih Jadi Kunci Mandiri Ekonomi Mulai Februari 2026
 
Proses ini melibatkan sinkronisasi NIK (Nomor Induk Kependudukan) dengan data perbankan untuk pencetakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru. Estimasi waktu pendistribusian kartu diperkirakan memakan waktu 1 hingga 2 bulan ke depan.
 
KPM baru ini diprediksi akan mulai merasakan pencairan perdana secara rapel atau diakumulasikan pada jadwal tahap kedua mendatang.
 
Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, Kementerian Sosial RI menggarisbawahi bahwa bantuan sosial hanyalah langkah awal menuju kemandirian.
 
“Kita ingin yang namanya bansos ini dipahami sebagai sifatnya sementara, lalu mereka menuju ke pemberdayaan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf melalui postingan instagram @kemensosri.
 
Baca Juga: Saldo KKS Tiba-tiba Bertambah, Bansos Cair Lagi di Livin by Mandiri, Cek Sekarang Siapa Tahu Ada Tambahan Dana Masuk Tanpa Disadari
 
Dana Segar Rp600 Ribu hingga Komponen PKH
 
KPM BPNT baru yang terdaftar untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026 akan menerima saldo sebesar Rp600.000 (Rp200.000 per bulan). 
 
Sementara itu, bagi KPM yang juga terjaring masuk ke kategori PKH, nominal yang diterima akan lebih besar sesuai jumlah komponen, seperti:
 
1. Balita/Ibu Hamil: Rp750.000 per tahap.
 
2. Lansia/Disabilitas: Rp600.000 per tahap.
 
3. Anak Sekolah (SD-SMA): Mulai dari Rp225.000 hingga Rp500.000.***
Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos