RADAR BOGOR - Bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap satu tahun 2026 mulai dicairkan secara bertahap pada Ramadhan 1447 H.
Jumlah penerima baru menurut pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) ialah 1 juta penerima baru PKH dan 2 juta penerima baru bansos sembako. Sebagian dari penerima baru tersebut belum memiliki rekening.
Dilansir dari akun Instagram resmi Kemensos, pemutakhiran DTSEN dilakukan setiap 3 bulan. Hal tersebut akibat dinamisnya situasi sosial ekonomi KPM.
Saat ini sedang proses Buka Rekening Kolektif (Burekol), distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan persiapan penyaluran via PT Pos Indonesia. Proses tersebut memerlukan waktu sekitar 1-2 bulan agar bansos tepat sasaran dan tertib administrasi.
Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 Tahap 1
Target bansos PKH sebanyak 10 juta KPM. Hingga saat ini bansos PKH Tahap 1 (periode Januari-Maret 2026) sudah tersalurkan sebanyak 8.940.958 KPM. Penyaluran PKH sudah mencapai 89,4%, yaitu Rp6 triliun lebih.
Nominal PKH per tahap ditetapkan berdasarkan komponen PKH, yaitu sebagai berikut. Komponen pendidikan terdiri dari murid SD Rp225 ribu, SMP Rp375 ribu, dan SMA Rp500 ribu. Komponen kesehatan terdiri dari ibu hamil dan anak usia dini (0-6 tahun) masing-masing Rp750 ribu.
Komponen kesejahteraan terdiri dari lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas masing-masing Rp600 ribu. Sedangkan komponen korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat sebesar Rp2,7 juta.
Penyaluran bansos tersebut secara bertahap melalui Bank Himbara, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI. Untuk pengecekan saldo secara efisien, sebaiknya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengunduh aplikasi mobile Banking Himbara.
Aplikasi mobile Banking Himbara dapat diunduh via Playstore maupun App Store. Aplikasi tersebut terdiri dari Livin’ by Mandiri, Wondr by BNI, BRImo, dan BYOND by BSI.
Untuk area terpencil (3T) atau bagi yang belum memiliki KKS, penyaluran saldo PKH via Kantor Pos Indonesia.
Bantuan BPNT 2026
Target 18,25 juta KPM. Sudah tersalurkan 16.713.111 KPM. Penyaluran telah mencapai 91,58%, yaitu Rp10,03 triliun lebih.
Bantuan sembako periode Februari-Maret 2026 terdiri atas 20 kg beras premium dan 4 liter minyak goreng Minyakita. Penyaluran bansos dilakukan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) via Badan Urusan Logistik (Bulog).
KPM dapat mengambil bantuan pangan tersebut di kantor cabang Bulog, Balai Desa atau Kelurahan setempat, serta Kantor Pos Indonesia. Lokasi pengambilan bansos tergantung kebijakan masing-masing area. Syarat pengambilan bansos ialah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Surat Undangan.
Cek Bansos
Untuk memonitor kepesertaan bansos, KPM dapat mengunduh aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh gratis via Playstore maupun App Store. KPM juga dapat mengakses situs resmi Kemensos, yaitu cekbansos.kemensos.go.id.
Baik PKH maupun bansos sembako ini sangat bermanfaat untuk meringankan KPM beragama Islam saat Ramadhan 1447 H.***
Editor : Asep Suhendar