RADAR BOGOR - Pemerintah resmi menggulirkan paket stimulus ekonomi besar senilai Rp127 triliun selama Ramadhan dan menjelang Idulfitri 2026, diluar dari bansos reguler (PKH dan BPNT).
Program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa dan Lebaran.
Dilansir dari YouTube Ach Haris Efendy, stimulus ekonomi ini mencakup enam program utama, mulai dari diskon transportasi mudik, bantuan pangan, pencairan THR, subsidi pupuk, kompensasi energi, hingga rehabilitasi pascabencana.
Diskon Transportasi Mudik untuk Tekan Biaya Perjalanan
Program pertama adalah insentif transportasi untuk memudahkan masyarakat mudik. Bantuan yang diberikan meliputi:
- Diskon 30% tiket kereta api
- Diskon kapal laut hingga 30%
- Gratis tarif penyeberangan tertentu
- Penurunan biaya tiket pesawat ekonomi melalui insentif pajak dan operasional
Kebijakan ini membuat biaya mudik menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.
Bantuan Pangan untuk Puluhan Juta Keluarga
Sebanyak 35,04 juta keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan pangan berupa:
- 10 kg beras
- 2 liter minyak goreng
Program ini memiliki anggaran Rp14,09 triliun dan bertujuan menjaga ketahanan pangan masyarakat selama Ramadhan.
THR Rp55 Triliun Cair Sebelum Lebaran
THR bagi aparatur negara dan pensiunan juga dipastikan cair dengan total anggaran Rp55 triliun.
Dana ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Lebaran serta meningkatkan konsumsi domestik.
Subsidi Pupuk dan Energi untuk Stabilitas Harga
Selain bantuan langsung, pemerintah mempercepat:
- Subsidi pupuk sebesar Rp30 triliun
- Kompensasi energi sebesar Rp27 triliun
Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan energi agar tidak memicu inflasi.
Pemulihan Wilayah Pascabencana Tetap Diprioritaskan
Program rehabilitasi difokuskan pada wilayah terdampak bencana di:
- Aceh
- Sumatera Utara
Langkah ini memastikan pemulihan ekonomi berjalan merata di seluruh wilayah.
Stimulus untuk Menjaga Daya Beli Selama Ramadhan
Stimulus ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan bantuan transportasi, pangan, dan energi, masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan Lebaran dengan lebih tenang.
Program ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil sepanjang 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati