RADAR BOGOR - Penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian masyarakat pada awal Maret 2026. Sejumlah bantuan dipersiapkan untuk dicairkan mulai 9 Maret 2026 hingga menjelang dan setelah Lebaran.
Program-program ini mencakup bansos tunai, bantuan pendidikan, hingga bantuan pangan yang ditujukan untuk kelompok masyarakat tertentu sesuai kriteria yang telah ditetapkan dalam sistem pendataan terbaru pemerintah.
Dikutip dari kanal Youtube Diary Bansos pada Senin, 9 Maret 2026, salah satu hal penting dalam penyaluran bansos tahun 2026 adalah penggunaan basis data terbaru. Pemerintah kini menjadikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan utama dalam menentukan penerima bantuan.
Sistem ini mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang disebut sebagai desil. Untuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), penerima harus berada pada kelompok Desil 1 hingga Desil 4.
Sementara itu, untuk penerima Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI), batas penerima berada pada Desil 1 hingga Desil 5.
Masyarakat yang merasa layak menerima bantuan namun berada pada Desil 6 hingga Desil 10 disarankan melakukan pembaruan data secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos atau dengan bantuan operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan.
Berikut beberapa bantuan yang sedang dipersiapkan pencairannya mulai awal Maret hingga periode setelah Lebaran.
1. BLT Dana Desa (BLT Miskin Ekstrem)
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa masih menjadi salah satu program yang berjalan pada tahun 2026. Dana bantuan ini bersumber dari anggaran dana desa dan diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem.
Pada tahun ini, kuota penerima di beberapa daerah disesuaikan agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
Di sejumlah wilayah, penyaluran sudah mulai dilakukan untuk alokasi Januari hingga Maret. Besaran bantuan yang diterima masyarakat bergantung pada periode penyaluran yang diberikan oleh pemerintah desa.
Jika diberikan untuk satu bulan, nominalnya sebesar Rp300.000. Untuk dua bulan, bantuan mencapai Rp600.000. Sementara untuk penyaluran tiga bulan sekaligus atau per triwulan, total yang diterima dapat mencapai Rp900.000.
2. PKH dan BPNT Susulan Tahap 1
Penyaluran Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai tahap pertama tahun 2026 masih terus berlangsung.
Proses distribusi disebut telah mencapai sekitar 90 persen dari total target penerima. Artinya masih terdapat sekitar 10 persen keluarga penerima manfaat yang belum menerima bantuan tersebut.
“Progres penyaluran sekarang mencapai sekitar 90 persen. Masih ada proses untuk 3 juta KPM baru yang sedang dalam tahap pembukaan rekening kolektif atau persiapan di PT Pos,” ucap narator melalui kanal Youtubenya
Dalam proses penyaluran tahap ini juga terdapat tambahan penerima baru dengan jumlah sekitar tiga juta keluarga penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sekitar satu juta merupakan penerima PKH dan dua juta lainnya merupakan penerima BPNT.
Bantuan ini disalurkan melalui rekening bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera, serta melalui penyaluran oleh PT Pos Indonesia bagi penerima yang menggunakan mekanisme penyaluran pos.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program bantuan pendidikan juga masuk dalam daftar bantuan yang mulai disalurkan pada periode awal tahun ini. Penyaluran Program Indonesia Pintar gelombang pertama untuk siswa sekolah dijadwalkan berlangsung antara Februari hingga April 2026.
Selain itu terdapat tambahan bantuan baru yang ditujukan bagi siswa pada jenjang Taman Kanak-kanak. Program ini mencakup sekitar 888.000 siswa dengan nilai bantuan sebesar Rp450.000 per tahun.
Penyaluran bantuan untuk jenjang TK tersebut diperkirakan berlangsung pada periode Mei hingga Juni 2026.
4. Bantuan Pangan Berupa Beras dan Minyak Goreng
Bantuan pangan juga termasuk dalam program yang dipersiapkan untuk disalurkan menjelang Lebaran.
Bantuan ini berupa paket bahan pangan yang terdiri dari beras dan minyak goreng. Untuk alokasi dua bulan, yaitu Februari dan Maret, setiap keluarga penerima dijadwalkan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Sasaran penerima bantuan pangan ini adalah keluarga yang berada dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan data DTSEN.
Badan Pangan Nasional sedang mengupayakan agar distribusi bantuan ini dapat dilakukan sebelum hari raya Idul Fitri sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada periode tersebut.
5. Bantuan Pasca Bencana
Selain bantuan rutin, terdapat juga bantuan khusus yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana. Program ini difokuskan untuk wilayah yang mengalami bencana di daerah Sumatera dan sekitarnya.
Bantuan yang diberikan berupa dana tunai sebesar Rp8.000.000 untuk setiap keluarga yang terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia agar dapat menjangkau penerima di wilayah yang terdampak bencana.***
Editor : Asep Suhendar